Taliban Larang Anak Perempuan Sekolah, Bank Dunia Bekukan Proyek Rp8,5 Triliun

Minggu, 03 April 2022 - 22:20 WIB
Baca Juga: Taliban Berkuasa, Bos Bank Afghanistan Bilang Semua Sektor Hampir Runtuh

"Dana USD600 juta ini akan dilengkapi dengan alokasi tambahan dari ARTF selama 2022 karena kondisinya memungkinkan. Pendekatan bertahap ini dirancang untuk menjadi fleksibel dan adaptif, mengakui bahwa situasi di lapangan tetap kondusif," tambahnya.

Sementara itu pada hari Jumat, sebuah pernyataan bersama oleh para pejabat dari 10 negara, termasuk AS dan Inggris, menggambarkan tindakan Taliban sebagai sikap yang "sangat mengganggu". Departemen Luar Negeri AS juga telah membatalkan pertemuan dengan Taliban, yang dijadwalkan berlangsung di Qatar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!