Menteri Keuangan: Konflik Ukraina Bikin Jerman Lebih Miskin
Senin, 04 April 2022 - 14:02 WIB
Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner. Foto/Reuters
JAKARTA - Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengakui bahwa negara itu harus membayar mahal atas dukungannya pada Ukraina melawan kampanye militer Rusia di negara tersebut.
"Perang Ukraina membuat kita semua lebih miskin. Misalnya, kita harus membayar lebih untuk impor energi," kata Lindner saat berbicara kepada surat kabar tabloid Bild, seperti dilansir RT.com, Senin (4/4/2022).
Baca Juga: Putin Ancam Tutup Keran Pasokan Gas Rusia, Ini yang Dilakukan Negara-negara Eropa
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu, menteri Jerman itu lebih lanjut mengakui bahwa pemerintah tidak dapat mengimbangi berkurangnya kesejahteraan masyararakat negara itu akibat konflik Ukraina. Namun, dia menambahkan, pemerintah Jerman tengah bekerja untuk menahan guncangan yang lebih besar.
Lindner mengakui, keadaan ekonomi nasional saat ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengutip lesunya pertumbuhan ekonomi dan naiknya harga barang-barang. Namun, Lindner meyakinkan media bahwa pemerintah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menghindari ancaman stagflasi.
"Perang Ukraina membuat kita semua lebih miskin. Misalnya, kita harus membayar lebih untuk impor energi," kata Lindner saat berbicara kepada surat kabar tabloid Bild, seperti dilansir RT.com, Senin (4/4/2022).
Baca Juga: Putin Ancam Tutup Keran Pasokan Gas Rusia, Ini yang Dilakukan Negara-negara Eropa
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu, menteri Jerman itu lebih lanjut mengakui bahwa pemerintah tidak dapat mengimbangi berkurangnya kesejahteraan masyararakat negara itu akibat konflik Ukraina. Namun, dia menambahkan, pemerintah Jerman tengah bekerja untuk menahan guncangan yang lebih besar.
Lindner mengakui, keadaan ekonomi nasional saat ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengutip lesunya pertumbuhan ekonomi dan naiknya harga barang-barang. Namun, Lindner meyakinkan media bahwa pemerintah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menghindari ancaman stagflasi.
Lihat Juga :