Digiasia Jadi Perusahaan FaaS Pertama di Indonesia
Senin, 11 April 2022 - 16:02 WIB
“Selain sebagaiplatformyang bisa digunakan masyarakat secara umum, Digiasia Bios mendedikasikan diri sebagai perusahaan FaaS pertama di Indonesia. Kami memahami bahwa setiap bisnis dan lapisan masyarakat memiliki kebutuhan yang berbeda. Melalui produk dan layanan fintech yang kami sediakan, kami hadir untuk membantu dan mendukung transformasi keuangan perusahaan mitra dan pelanggan kami,” ujar Rully Hariwinata,chief marketing officerDigiasia Bios, Senin (11/4/2022).
(Baca juga:Tantangan Pertumbuhan Industri Fintech 2021)
Melalui integrasi yang dilakukan, dia menyatakan, mitra dan pelanggan Digiasia Bios akan semakin mudah beradaptasi dengan kemajuan era digital serta memperluas layanan digital dan cashless di pasar.
Dalam Laporan Annual Member Survey 2021 Aftech, tahun ini, sebanyak 25% lebih platform rintisan teknologi finansial (startup fintech) di Asia Tenggara berasal dari Indonesia. Ini membuktikan bahwa proyeksi Digiasia Bios tepat dan semakin mendorong semangat Digiasia Bios untuk dapat terus mengakomodasikan kebutuhan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan akses layanan fintech yang beragam dalam satu integrasi.
“Selain penggunaan langsung, produk layananfintechdari Digiasia Bios dapat disematkan dengan aplikasi dan ekosistem apapun, sehingga memungkinkan perusahaan mitra kami dapat dengan mudah memanfaatkan solusifintechuntuk mengoptimalkan proses pengelolaan keuangan, memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan mereka dan menyediakan layanan komersial dengan standar yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” jelas Rully.
(Baca juga:Tantangan Pertumbuhan Industri Fintech 2021)
Melalui integrasi yang dilakukan, dia menyatakan, mitra dan pelanggan Digiasia Bios akan semakin mudah beradaptasi dengan kemajuan era digital serta memperluas layanan digital dan cashless di pasar.
Dalam Laporan Annual Member Survey 2021 Aftech, tahun ini, sebanyak 25% lebih platform rintisan teknologi finansial (startup fintech) di Asia Tenggara berasal dari Indonesia. Ini membuktikan bahwa proyeksi Digiasia Bios tepat dan semakin mendorong semangat Digiasia Bios untuk dapat terus mengakomodasikan kebutuhan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan akses layanan fintech yang beragam dalam satu integrasi.
“Selain penggunaan langsung, produk layananfintechdari Digiasia Bios dapat disematkan dengan aplikasi dan ekosistem apapun, sehingga memungkinkan perusahaan mitra kami dapat dengan mudah memanfaatkan solusifintechuntuk mengoptimalkan proses pengelolaan keuangan, memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan mereka dan menyediakan layanan komersial dengan standar yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” jelas Rully.
Lihat Juga :