Gara-gara Perang Rusia-Ukraina Dunia Terancam Krisis Minyak

Kamis, 14 April 2022 - 13:43 WIB
Dunia terancam krisis minyak imbas perang Rusia-Ukraina. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif mewanti-wanti munculnya krisis minyak dunia akibat tingginya harga minyak global imbas perang Rusia-Ukraina. Rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) saja hingga Maret 2022 sudah mencapai USD98,4 barel, jauh dari asumsi APBN yang sebesar USD63 per barel.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen Lebih, Ada Apa?



Selain itu, harga kontrak LPG Aramco (Contract Price Aramco/CPA) mencapai USD839 per metrik ton dari asumsi awal yang hanya USD569 per metrik ton.

"Ini akan menyebabkan berkurangnya 10% suplai minyak dunia dan OPEC pun tidak mungkin memenuhi. Ini akan mengakibatkan krisis (minyak) dan berpengaruh pada harga komoditas. Apalagi demand meningkat pasca-Covid19," jelasnya dikutip dari laman Kementerian ESDM, Kamis (14/4/2022).

Melihat kondisi tersebut, lanjutnya, Kementerian ESDM menyusun solusi dan strategi baik jangka pendek maupun panjang agar tidak berimbas pada perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Pengelolaan strategi ini akan menyasar ke permasalahan di sektor hulu dan hilir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!