Kemenhub Tegaskan Siap Hentikan Bus AKAP dan AKDP di Jabodetabek
Jum'at, 24 April 2020 - 22:28 WIB
"Misalnya bus yang melayani rute Terminal Baranangsiang Bogor ke Bekasi itu tetap beroperasi, namun harus menjalankan protokol kesehatan terkait Covid-19," jelas Polana.
Menyangkut kemungkinan adanya Bus AKAP dan AKDP yang beroperasi di luar terminal, Polana menegaskan sebaiknya pengusaha bus tidak coba-coba melakukan hal tersebut.
"Jika ada yang beroperasi di luar terminal, mereka akan terkena penertiban petugas di lapangan," kata Polana.
Saat ini, telah terdapat 213 check point di lokasi perbatasan keluar Jabodetabek, dimana petugas kepolisian didukung instansi terkait akan melakukan pengawasan dan penindakan. Bagi yang terkena penindakan di lapangan akan dikenakan sanksi tidak boleh melanjutkan perjalanan dan kembali ke tempat asal.
Sebagai informasi, dari data yang tercatat pada 4 terminal bus dibawah pengelolaan BPTJ yaitu Terminal Jatijajar, Terimal Baranangsiang, Terminal Poris Plawad dan Terminal Pondok Cabe, jumlah penumpang secara umum cenderung menurun sejak bulan Januari 2020.
Namun khusus untuk Terminal Poris Plawad, jumlah penumpang untuk keberangkatan cenderung tetap bahkan naik pada saat-saat terakhir sebelum 24 April 2020. Pada Januari 2020 di Terminal Poris Plawad terdapat 20.298 penumpang berangkat, sedangkan pada Maret 2020 di Terminal Poris Plawad tercatat jumlah penumpang berangkat 20.292 orang, mengalami kenaikan dibandingkan bulan Februari yang mencapai 18.849 orang.
Menyangkut kemungkinan adanya Bus AKAP dan AKDP yang beroperasi di luar terminal, Polana menegaskan sebaiknya pengusaha bus tidak coba-coba melakukan hal tersebut.
"Jika ada yang beroperasi di luar terminal, mereka akan terkena penertiban petugas di lapangan," kata Polana.
Saat ini, telah terdapat 213 check point di lokasi perbatasan keluar Jabodetabek, dimana petugas kepolisian didukung instansi terkait akan melakukan pengawasan dan penindakan. Bagi yang terkena penindakan di lapangan akan dikenakan sanksi tidak boleh melanjutkan perjalanan dan kembali ke tempat asal.
Sebagai informasi, dari data yang tercatat pada 4 terminal bus dibawah pengelolaan BPTJ yaitu Terminal Jatijajar, Terimal Baranangsiang, Terminal Poris Plawad dan Terminal Pondok Cabe, jumlah penumpang secara umum cenderung menurun sejak bulan Januari 2020.
Namun khusus untuk Terminal Poris Plawad, jumlah penumpang untuk keberangkatan cenderung tetap bahkan naik pada saat-saat terakhir sebelum 24 April 2020. Pada Januari 2020 di Terminal Poris Plawad terdapat 20.298 penumpang berangkat, sedangkan pada Maret 2020 di Terminal Poris Plawad tercatat jumlah penumpang berangkat 20.292 orang, mengalami kenaikan dibandingkan bulan Februari yang mencapai 18.849 orang.
Lihat Juga :