Buntut Kebocoran Gas, Kementerian ESDM Setop Operasi PLTP Sorik Marapi

Selasa, 26 April 2022 - 07:55 WIB
Lebih lanjut, setelah mendapat laporan tersebut, Kementerian ESDM segera mengeluarkan 5 rekomendasi untuk penanganan dan membentuk Tim Investigasi Kementerian ESDM telah berada di lokasi untuk melakukan investigasi.

Harris mengatakan, penanganan saat ini difokuskan untuk memberikan perawatan yang optimal kepada korban yang terdampak paparan gas H2S. Saat ini kondisi kesehatan korban semakin membaik dan beberapa orang warga telah diizinkan pulang ke rumah.

"Kementerian ESDM akan mengambil langkah tegas untuk menegakkan peraturan K3LL panas bumi dalam rangka menciptakan pengusahaan panas bumi yang aman dan ramah lingkungan," ungkapnya.

Insiden semburan liar (blow out) terjadi pada 24 April 2022. Semburan itu itu diikuti dengan keluarnya gas H2S ketika berlangsung pengeboran sumur panas bumi T-12.

PLTP Sorik Marapi saat ini mengoperasikan 2 unit pembangkit dengan kapasitas pembangkitan 90 MW yang membantu meningkatkan keandalan jaringan transmisi ketenagalistrikan Sumatra Utara. Dalam rangka pengembangan PLTP Sorik Marapi Unit III, SMGP melakukan kegiatan pengeboran sumur panas bumi yang salah satunya sumur T-12 untuk penyediaan suplai uap PLTP Unit III.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!