China Siap Buka Gembok Lockdown, Harga Minyak Dunia Mendidih

Senin, 23 Mei 2022 - 13:20 WIB
"Kenaikan harga minyak didukung permintaan yang solid menuju puncak musim mengemudi AS," kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes, dilansir Reuters, Senin (23/5/2022).

Diketahui, musim puncak mengemudi di AS dimulai pada akhir pekan Memorial Day atau pada akhir Mei dan berakhir pada peringatan hari buruh nasional pada bulan September. "Kilang biasanya dalam mode ramp-up untuk memberi pasokan mobil-mobil di AS," lanjutnya.

Dolar AS yang lebih lemah juga mengirim minyak lebih tinggi pada hari Senin, karena itu membuat minyak mentah lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Dari daratan China, Beijing berupaya untuk mengangkat lockdown setelah terkunci cukup lama. Sejumlah analis menilai efek pembatasan di China masih dapat dirasakan pasar minyak.

"Penguncian Covid-19 adalah hambatan sementara terhadap permintaan minyak di China, meskipun di tempat lain permintaan bertahan dengan baik," kata analis ANZ dalam sebuah catatan. "Kami memperkirakan aktivitas industri akan meningkat, karena langkah-langkah stimulus dimulai," tambah ANZ.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!