TIK Jadi Tonggak Perdagangan Digital, Mendag: Setiap Orang Punya Kesempatan Terbaik
Rabu, 08 Juni 2022 - 13:15 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Foto/Ist
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pertumbuhan platform online mampu mendongkrak volume pengiriman barang di seluruh lapisan dunia.
Hal ini menggambarkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi tonggak perdagangan digital.
"Masa depan perdagangan internasional akan bergantung pada seberapa efektif sebuah negara dapat menyediakan infrastruktur dan penyebaran teknologi yang diperlukan," ujar Mendag Lutfi dalam seminar Digital Transformation in Trade disiarkan secara virtual, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Ekspor CPO Dibuka Lagi, Mendag Janji Harga TBS Sawit Petani di Harga Rp3.000/Kg
Dia juga bilang, transformasi digital membawa banyak manfaat dan peluang. Namun di saat bersamaan, digitalisasi juga membawa risiko, tantangan serta gangguan baru yang perlu disikapi.
"Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, kita perlu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan terbaik untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi digital ekonomi kita," kata Mendag.
Hal ini menggambarkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi tonggak perdagangan digital.
"Masa depan perdagangan internasional akan bergantung pada seberapa efektif sebuah negara dapat menyediakan infrastruktur dan penyebaran teknologi yang diperlukan," ujar Mendag Lutfi dalam seminar Digital Transformation in Trade disiarkan secara virtual, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Ekspor CPO Dibuka Lagi, Mendag Janji Harga TBS Sawit Petani di Harga Rp3.000/Kg
Dia juga bilang, transformasi digital membawa banyak manfaat dan peluang. Namun di saat bersamaan, digitalisasi juga membawa risiko, tantangan serta gangguan baru yang perlu disikapi.
"Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, kita perlu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan terbaik untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari transformasi digital ekonomi kita," kata Mendag.
Lihat Juga :