Permintaan Lesu, Harga CPO Sepekan Ambles Nyaris 11%
Jum'at, 17 Juni 2022 - 15:19 WIB
Ambruknya harga ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah Indonesia yang mempercepat ekspor CPO. Hal ini dilakukan agar tangki penyimpanan yang penuh segera kosong sehingga produsen bisa kembali memproduksi CPO lebih banyak.
Di sisi lain, permintaan CPO juga masih belum mengalami peningkatan signifikan. China, konsumen minyak nabati terbesar, masih menerapkan lockdown sehingga aktivitas ekonomi belum mengalami pemulihan.
Baca juga: Perang Rusia Ukraina hingga Kebijakan Zero Covid-19 China Picu Gejolak Global
Demikian pula dengan India yang menurunkan impor CPO karena menambah impor minyak kedelai dan minyak bunga matahari sebagai pengganti minyak sawit mentah.
Di sisi lain, permintaan CPO juga masih belum mengalami peningkatan signifikan. China, konsumen minyak nabati terbesar, masih menerapkan lockdown sehingga aktivitas ekonomi belum mengalami pemulihan.
Baca juga: Perang Rusia Ukraina hingga Kebijakan Zero Covid-19 China Picu Gejolak Global
Demikian pula dengan India yang menurunkan impor CPO karena menambah impor minyak kedelai dan minyak bunga matahari sebagai pengganti minyak sawit mentah.
(ind)
Lihat Juga :