OJK Siap Implementasikan Subsidi Bunga Debitur Terdampak Corona
Kamis, 25 Juni 2020 - 10:55 WIB
OJK dalam kesempatan itu meminta bank umum, BPR, dan perusahaan pembiayaan menginformasikan kepada debiturnya dan mengonfirmasi kelayakan dan tatacara sebagai debitur yang layak memperoleh subsidi bunga. OJK juga akan meminta perbankan dan perusahaan pembiayaan menyediakan daftar nominatif debitur.
"Pada waktunya ketika program ini dinyatakan berjalan oleh Kemenkeu, maka program ini dapat segera terealisasi," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Agus Sudiarto mengatakan pihaknya sedang bersiap untuk memberikan subsidi bunga dan penambahan modal. Aturan yang baru diresmikan pemerintah tersebut khususnya menyasar segmen UMKM.
Dirinya mengaku optimistis kegiatan usaha pelaku UMKM bisa segera pulih bila kebijakan pembatasan berakhir dan tidak ada penambahan penyebaran Covid-19. "Aturannya sudah diresmikan untuk subsidi bunga dan pinjaman baru. Kami optimistis pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi bisa cepat pulih, khususnya dengan pinjaman modal baru,” ujar Agus. (Baca juga: Tahun ini, Penerimaan Pajak Diproyeksi Turun 9,2%)
Meskipun UMKM dampaknya signifikan, pinjamannya tetap tumbuh dibandingkan segmen menengah dan korporasi," ujar Agus dalam diskusi di IDX Channel Jakarta kemarin.
"Pada waktunya ketika program ini dinyatakan berjalan oleh Kemenkeu, maka program ini dapat segera terealisasi," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Agus Sudiarto mengatakan pihaknya sedang bersiap untuk memberikan subsidi bunga dan penambahan modal. Aturan yang baru diresmikan pemerintah tersebut khususnya menyasar segmen UMKM.
Dirinya mengaku optimistis kegiatan usaha pelaku UMKM bisa segera pulih bila kebijakan pembatasan berakhir dan tidak ada penambahan penyebaran Covid-19. "Aturannya sudah diresmikan untuk subsidi bunga dan pinjaman baru. Kami optimistis pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi bisa cepat pulih, khususnya dengan pinjaman modal baru,” ujar Agus. (Baca juga: Tahun ini, Penerimaan Pajak Diproyeksi Turun 9,2%)
Meskipun UMKM dampaknya signifikan, pinjamannya tetap tumbuh dibandingkan segmen menengah dan korporasi," ujar Agus dalam diskusi di IDX Channel Jakarta kemarin.
Lihat Juga :