Makin Seret, Aliran Gas Rusia ke Eropa Tinggal 20%

Selasa, 26 Juli 2022 - 00:05 WIB
Menurut laporan sebelumnya oleh Kommersant, beberapa dari sembilan turbin di stasiun kompresor Portovaya membutuhkan perbaikan. Makalah itu mencatat bahwa Gazprom belum mengizinkan perbaikan lebih lanjut, dan satu turbin membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk diperbaiki. Perjanjian lisensi saat ini memungkinkan Siemens Energy menerima 5 turbin lagi untuk diperbaiki sebelum akhir tahun 2024.

Sebelumnya, turbin Siemens yang telah dikirim Gazprom ke Montreal, Kanada, untuk diperbaiki tidak dikembalikan tepat waktu karena sanksi Ottawa terhadap Moskow. Gazprom menyebut penundaan itu sebagai alasan pengurangan 60% aliran gas ke Jerman bulan lalu.

Kanada akhirnya mengirim suku cadang tersebut ke Jerman, yang hingga saat ini sedang menunggu pengiriman ke Rusia. Gazprom menyatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa dokumen yang diterimanya dari Kanada dan Siemens mengenai pengiriman turbin tidak menjernihkan pertanyaan terkait sanksi.

Pekan lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyarankan agar Berlin tidak lagi bergantung pada Moskow dalam hal pasokan gas dan mengatakan dia tidak yakin dengan pernyataan Rusia bahwa perbaikan turbin Siemens yang tertunda diperlukan untuk berfungsinya pipa gas Nord Stream 1 secara penuh.

Baca Juga: Eropa Ketakutan Bila Putin Nekat Matikan Keran Pasokan Gas Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!