Modal Kuras Tabungan, Pria Ini Sukses Raup Ratusan Juta dari Jualan Burger ala Korea
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 10:00 WIB
Genta menjelaskan awal dirinya mendirikan usaha dengan produknya Papanala Toast & Shake. Awalnya, Genta menguras tabungannya yang tinggal Rp2 juta digunakan untuk modal membuat bahan baku dan membeli peralatan seadanya. Kantor dan tempat produksi pertama Papanala berlokasi di rumahnya di Bekasi.
Sedangkan Ide nama Papanala diambil dari anak pertama Bernama Nala. Hal ini sesuai dengan pepatah bisnis yang menyatakan bahwa bisnis yang baik dan berkah adalah dengan memakai nama anak.
Perjuangan Genta mengembangan Papanala ini tidak selalu mulus. Dirinya pernah waktu awal-awal buka usaha, tidak ada yang beli sama sekali. Berikutnya baru banyak dipesan melalui aplikasi ojek online.
Dengan teknik marketing di sosial media dan optimalisasi di penjualan ojek online, Genta mengaku pesanan dan penjualan semakin meningkat. Penjualan yang bagus ini tak terlepas dari tim produksi dan penjualan yang solid.
Dalam satu bulan, Genta mengaku penjualan bisa menembus 1000 porsi dengan omzet Rp100 juta dengan sebagian besar sales berasal dari ojek online dengan menggunakan strategi digital marketing. Genta terus berinovasi menyuguhkan burger ala Korea ini dengan simple, murah tapi mengenyangkan. Sebagian besar penjualan berasal selain dari aplikasi juga berasal dari beberapa outlet.
Sedangkan Ide nama Papanala diambil dari anak pertama Bernama Nala. Hal ini sesuai dengan pepatah bisnis yang menyatakan bahwa bisnis yang baik dan berkah adalah dengan memakai nama anak.
Perjuangan Genta mengembangan Papanala ini tidak selalu mulus. Dirinya pernah waktu awal-awal buka usaha, tidak ada yang beli sama sekali. Berikutnya baru banyak dipesan melalui aplikasi ojek online.
Dengan teknik marketing di sosial media dan optimalisasi di penjualan ojek online, Genta mengaku pesanan dan penjualan semakin meningkat. Penjualan yang bagus ini tak terlepas dari tim produksi dan penjualan yang solid.
Dalam satu bulan, Genta mengaku penjualan bisa menembus 1000 porsi dengan omzet Rp100 juta dengan sebagian besar sales berasal dari ojek online dengan menggunakan strategi digital marketing. Genta terus berinovasi menyuguhkan burger ala Korea ini dengan simple, murah tapi mengenyangkan. Sebagian besar penjualan berasal selain dari aplikasi juga berasal dari beberapa outlet.
Lihat Juga :