Imbas Perang dengan Ukraina, Ekonomi Rusia Kontraksi 4% di Kuartal II/2022
Minggu, 14 Agustus 2022 - 19:27 WIB
Berdasarkan laporan Associated Press, dikutip Minggu (14/8/2022), keadaan ekonomi yang memburuk dipicu oleh beragam sanksi Barat, termasuk pemutusan bank Rusia dari sistem transfer internasional atau SWIFT dan eksodus sejumlah perusahaan asing.
"Ekonomi kami akan bergerak menuju keseimbangan jangka panjang yang baru," kata Deputi Gubernur Bank of Russia Alexey Zabotkin.
Bank Sentral Rusia menjadi salah satu lembaga yang bertanggungjawab untuk menahan gejolak di pasar saat mata uang rubel lesu di pasaran. Sejumlah kebijakan kontrol modal dan kenaikan suku bunga dinilai dapat menjadi benteng pertahanan.
Stimulus fiskal dan pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan terakhir tampak mulai muncul, yang pada akhirnya meringangkan beban ekonomi atas dampak sanksi internasional.
“Krisis masih bergerak di lintasan yang sangat mulus,” kata Ekonom Rusia dari CentroCredit Bank Evgeny Suvorov.
Baca juga:E ks Anggota Kongres: Biden Ingin Perubahan Rezim di Rusia
"Ekonomi kami akan bergerak menuju keseimbangan jangka panjang yang baru," kata Deputi Gubernur Bank of Russia Alexey Zabotkin.
Bank Sentral Rusia menjadi salah satu lembaga yang bertanggungjawab untuk menahan gejolak di pasar saat mata uang rubel lesu di pasaran. Sejumlah kebijakan kontrol modal dan kenaikan suku bunga dinilai dapat menjadi benteng pertahanan.
Stimulus fiskal dan pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan terakhir tampak mulai muncul, yang pada akhirnya meringangkan beban ekonomi atas dampak sanksi internasional.
“Krisis masih bergerak di lintasan yang sangat mulus,” kata Ekonom Rusia dari CentroCredit Bank Evgeny Suvorov.
Baca juga:E ks Anggota Kongres: Biden Ingin Perubahan Rezim di Rusia
Lihat Juga :