Menko Airlangga: Dengan Bekerja Sama, Kita Mampu Memulihkan Ekonomi dan Hadapi Gejolak

Senin, 15 Agustus 2022 - 17:33 WIB
“Di tengah kenaikan harga-harga energi, Indonesia masih melakukan subsidi ataupun memanfaatkan kekuatan fiskal untuk menyerap sebagian daripada kenaikan harga pangan maupun energi. Sedangkan negara-negara lain melakukan “pass-through” yang berarti harga energi ditransmisikan kepada masyarakat,” ungkap Menko Airlangga secara virtual dalam acara Ngobrol Tempo, Senin (15/8/2022).

Untuk mengantisipasi dampak dari gejolak ekonomi global, Menko Airlangga menyampaikan bahwa pada tahun 2022 Pemerintah masih mengalokasikan anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sebesar RP 455,6 triliun untuk memulihkan ekonomi dan juga mendorong program untuk pengurangan kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, APBN secara keseluruhan diarahkan untuk menjadi shock absorber. Pemerintah juga terus mengedepankan dan menjaga daya beli masyarakat karena sebagian besar ekonomi Indonesia juga bergantung kepada konsumsi masyarakat.

“Di sisi eksternal, Indonesia memiliki modal yang baik. Indonesia mempunyai ketahanan yang terjaga akibat neraca perdagangan yang surplus selama 26 bulan berturut-turut," terangnya.

Baca Juga: Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2%, Airlangga Beberkan Sejumlah Strategi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!