Tumbuh Pesat, Transaksi Digital Banking Naik Jadi Rp4.359,7 Triliun

Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:26 WIB
Transaksi ekonomi dan keuangan digital mengalami kenaikan ditopang belanja daring. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung pemulihan ekonomi. Transaksi ekonomi dan keuangan digital mengalami kenaikan ditopang oleh meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.

"Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Juli 2022 tumbuh 39,76% year on year (yoy) mencapai Rp35,5 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 27,82% menjadi Rp4.359,7 triliun sejalan dengan normalisasi mobilitas masyarakat," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, di Jakarta, Selasa (23/8/2022).



Baca Juga: Penyaluran KUR Bank Mandiri Capai Rp24,2 Triliun per Juli 2022

Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit mengalami peningkatan 34,87% menjadi Rp739,4 triliun. Untuk mendorong implementasi layanan sistem pembayaran yang memenuhi prinsip integrasi, interkoneksi, dan interoperabilitas, BI melanjutkan dan memperkuat persiapan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Domestik serta Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!