Rusia Tutup Pasokan Gas, Jerman Rogoh Kocek hingga Rp957 Triliun
Senin, 05 September 2022 - 10:29 WIB
Menurut situs web Politico, para pejabat Uni Eropa telah memperingatkan kemungkinan, kehadiran krisis dalam beberapa bulan mendatang ketika negara-negara mulai merasakan dampak ekonomi akut. Selain itu mereka juga masih diminta untuk memberikan membantu militer dan kemanusiaan kepada Ukraina.
Baca Juga: Balik Melawan Rusia, Eropa Sepakat Mengurangi 15 Persen Penggunaan Gas
Sudah terlihat sinyal kecil ketidakpuasan, dengan aksi pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Ibukota Ceko, Praha pada hari Minggu. Para pengunjuk rasa menentang harga energi yang semakin tinggi dan menyerukan diakhirinya sanksi terhadap Rusia.
Polisi mengatakan sekitar 70.000 orang turun ke jalan, terutama dari kelompok kanan dan juga kiri. Sementara itu beberapa ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Lubmin di timur laut Jerman, terminal pipa gas Nord Stream dari Rusia.
Mereka menyerukan agar Nord Stream 2 difungsikan, ketika pipa baru yang akan online itu diblokir oleh pemerintah Jerman setelah invasi. Dua hari lalu, Rusia mengatakan, pihaknya menangguhkan ekspor gas ke Jerman melalui pipa Nord Stream 1 tanpa batas waktu.
Kebuntuan dengan Rusia telah memaksa negara-negara seperti Jerman untuk menemukan pasokan di tempat lain.
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan kepada wartawan bahwa Jerman akan mampu melewati musim dingin, dan Ia menambahkan bahwa Rusia "bukan lagi mitra energi yang bisa diandalkan".
Baca Juga: Balik Melawan Rusia, Eropa Sepakat Mengurangi 15 Persen Penggunaan Gas
Sudah terlihat sinyal kecil ketidakpuasan, dengan aksi pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Ibukota Ceko, Praha pada hari Minggu. Para pengunjuk rasa menentang harga energi yang semakin tinggi dan menyerukan diakhirinya sanksi terhadap Rusia.
Polisi mengatakan sekitar 70.000 orang turun ke jalan, terutama dari kelompok kanan dan juga kiri. Sementara itu beberapa ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Lubmin di timur laut Jerman, terminal pipa gas Nord Stream dari Rusia.
Mereka menyerukan agar Nord Stream 2 difungsikan, ketika pipa baru yang akan online itu diblokir oleh pemerintah Jerman setelah invasi. Dua hari lalu, Rusia mengatakan, pihaknya menangguhkan ekspor gas ke Jerman melalui pipa Nord Stream 1 tanpa batas waktu.
Kebuntuan dengan Rusia telah memaksa negara-negara seperti Jerman untuk menemukan pasokan di tempat lain.
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan kepada wartawan bahwa Jerman akan mampu melewati musim dingin, dan Ia menambahkan bahwa Rusia "bukan lagi mitra energi yang bisa diandalkan".
Lihat Juga :