Utilitas Usaha Ritel Thamrin City Diatur oleh Pemerintah
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:21 WIB
Sindiwaty memahami situasi yang dihadapi oleh para pedagang saat pandemi. Namun setiap kebijakan harus dilakukan secara hati-hati dan cermat agar kegiatan operasional di Thamrin City tidak terganggu. Alhasil, aktivitas pedagang untuk menjalankan usahanya tetap berjalan baik.
“Kami perlu mengkaji dan menghitung beban biaya yang harus dibayarkan dan berapa besar keringanan biaya yang mungkin bisa dilakukan. Kami akan selalu memberikan yang terbaik agar kegiatan usaha ini dapat menghidupi semuanya,” tegas Sindiwaty.
Sindiwaty menjelaskan, saat diberlakukan PSBB oleh pemerintah, Thamrin City patuh dan mentaati aturan pemerintah dan kembali beroperasi pada masa transisi. Untuk memastikan lingkungan usaha steril dan memberikan kenyamanan kepada pedagang serta para pengunjung, manajemen terus menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
Sindiwaty mengungkapkan, sebagai pengelola Thamrin City selama PSBB berlangsung pihaknya tetap membayar kewajiban dan membiayai kegiatan operasional lainnya. Seperti membayar gaji karyawan, gaji tenaga keamanan, cleaning service (housekeeping), serta membayar listrik dan air.
"Kami juga tidak mendapatkan diskon atas penggunaan listrik dan air tersebut selama PSBB berlangsung. Jadi beban operasional tetap normal," ujarnya.
“Kami perlu mengkaji dan menghitung beban biaya yang harus dibayarkan dan berapa besar keringanan biaya yang mungkin bisa dilakukan. Kami akan selalu memberikan yang terbaik agar kegiatan usaha ini dapat menghidupi semuanya,” tegas Sindiwaty.
Sindiwaty menjelaskan, saat diberlakukan PSBB oleh pemerintah, Thamrin City patuh dan mentaati aturan pemerintah dan kembali beroperasi pada masa transisi. Untuk memastikan lingkungan usaha steril dan memberikan kenyamanan kepada pedagang serta para pengunjung, manajemen terus menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
Sindiwaty mengungkapkan, sebagai pengelola Thamrin City selama PSBB berlangsung pihaknya tetap membayar kewajiban dan membiayai kegiatan operasional lainnya. Seperti membayar gaji karyawan, gaji tenaga keamanan, cleaning service (housekeeping), serta membayar listrik dan air.
"Kami juga tidak mendapatkan diskon atas penggunaan listrik dan air tersebut selama PSBB berlangsung. Jadi beban operasional tetap normal," ujarnya.
(uka)
Lihat Juga :