Siapa Saja Sebenarnya Investor yang Ada di Balik Ruangguru

Senin, 27 April 2020 - 14:05 WIB
General Atlantic Singapore RG Pte. Ltd, menurut Crunchbase adalah perusahaan investasi yang berkantor di New York, AS. Perusahaan ini telah menanam investasi di 242 perusahaan/start-up, termasuk Ruangguru. Penghimpunan dana dari persuhan ini melalui General Atlantic Investment Partners 2017. Pada 5 April 2018, tercatat dana yang dihimpunnya sebesar US$3,3 miliar (Rp51,4 triliun).

Jadi dana US$150 juta yang disuntikkan ke Ruangguru itu cuma 4,5% saja dari kekuatan fulus yang dimiliki perusahan ini.

Sampai di sini memang jelas diantara pemegang saham lainnya, saham yang dimiliki Belva masih yang terbesar. Saham preveren sendiri sebenarnya hanya mengacu pada hak untuk memiliki dividen terlebih dahulu dan hak-aknya dibayarkan terlebih dahulu saat perusahaan pailit. Pemilik saham preveren tidak memiliki hak suara, namun memiliki hak untuk mencalonkan direksi.

Belva sendiri tercatat sebagai direktur di Ruangguru Pte. Ltd Direksi lain adalah Saboo Ashish (India), Muhammad Iman Usman (Indonesia), Willson Cuaca (Indonesia), dan Seah Kian Wee (Singapura).

Singapura memang negeri yang menarik bagi investor. Banyak perusahaan di dunia yang mendirikan kantor pusat atau kantor regionalnya di negeri ini. Stabilitas politik dan ekonomi, serta kepastian hukum jadi salah satu pertimbangan investor membuka kantor di Singapura. Soal perijinan untuk berusaha atau berinvestasi dan tarif pajak, Singapura memang rajanya. Itu merujuk pada rekomendasi Bank Dunia yang menyatakan Singapura konsisten ada di peringkat No. 1 untuk kemudahan melakukan bisnis. So, tidak heran jika Belva pun mendirikan kantor pusat di negeri ini. Hanya saja memang yang paling menikmati dari bisnis stratup di Indonesia adalah pemilik modal di luar negeri.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!