Wall Street Dibuka Rebound Usai Tersengat Panasnya Sentimen Inflasi

Rabu, 14 September 2022 - 23:59 WIB
Tingkat inflasi yang masih panas bagi ekonomi di Negeri Paman Sam menimbulkan spekulasi persentase kenaikan suku bunga yang cukup besar.

Setelah ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) mendapat respons yang cukup besar, saat ini pasar juga berspekulasi atas kemungkinan potensi kenaikan suku bunga sebesar 100 bps.

"Harapan kami justru kenaikan suku bunga sebesar 50 bps pada November, lalu bisa ditambah 25 bps pada Desember," kata Ekonom Hugh Johnson Economics Hugh Johnson, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Pemerintah Harus Pantau Debitur Bank yang Memiliki Kaitan dengan China dan Amerika

Hugh mencermati The Fed masih akan bersikukuh untuk meredam inflasi, kendati hal itu diartikan dapat membawa AS dalam jurang resesi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!