Krisis Energi Hantam Eropa, Perusahaan Bahan Bakar Fosil Akan Kena Pungutan

Kamis, 15 September 2022 - 21:05 WIB
Perusahaan minyak, gas, batu bara dan penyulingan harus memberikan kontribusi keuangan mereka berdasarkan surplus laba kena pajak yang dihasilkan pada tahun fiskal 2022, menurut draf tersebut. Rencana ini masih dapat berubah dan kemudian perlu disetujui oleh pemerintah UE.

"Keuntungan-keuntungan itu melebihi dari yang bisa didapatkan entitas-entitas ini dalam keadaan normal," kata rancangan rencana Uni Eropa, yang dilihat oleh Reuters.

BP dan Shell belum berkomentar, begitu juga dengan TotalEnergies yang tidak segera menanggapi permintaan komentar dilansir Reuters.

Proposal tersebut juga diharapkan mencakup perusahaan listrik yang menghadapi krisis likuiditas. Tetapi negara-negara Benua Biru masih terpecah atas rincian itu, terkait apakah bakal memberlakukan batasan pada harga yang mereka bayar untuk gas, kata para diplomat.

Sementara itu Rusia mengatakan akan memotong semua pasokan jika pembatasan harga gasnya diperkenalkan. Di sisi lain seluruh perusahaan Eropa dan pemerintahnya sedang berebut cara untuk mengatasi krisis.

Tak Bertanggung Jawab
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!