Birokrasi Digital Jadi Indikator RI Masuk Peringkat ke-4 Ekonomi Dunia
Sabtu, 17 September 2022 - 18:30 WIB
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto mengatakan manajemen talenta sebagai salah satu tujuan utama bagaimana pemerintah ke depan. Melalui program digitalisasi super apps manajemen talenta tersebut akan dirumuskan dalam policy brief pelatihan kepemimpinan nasional tingkat pertama tahun ini.
"Ini bertujuan agar kawan-kawan terbiasa memberikan rekomendasi kebijakan dalam bentuk policy brief, mengasah daya analisisnya secara sistematis dan juga memberikan masukan terkait persoalan persoalan pemerintahan," kata dia.
Baca Juga: Disrupsi Dunia Kerja, Pengembangan Talenta Digital ASN Terus Ditingkatkan
Pihaknya berharap hal ini dapat diwujudkan dalam 2 tahun mendatang sebagai ikhtiar bersama menuju 4 besar ekonomi dunia di 2050 mendatang. "Program kajian yang dilakukan kedepannya tidak hanya sekedar menjadi kewajiban, tetapi juga dapat menjadi masukan dan inovasi untuk menemukan sesuatu yang baru," jelasnya.
Terdapat 4 hal yang menjadi isu sentral dalam penerapan manajemen talenta ASN di Indonesia. Pertama, rendahnya penerapan sistem merit yang berpengaruh pada kesiapan instansi dalam mengidentifikasi dan menetapkan jabatan kritikal. Kedua, program ASN Corporate University belum terintegrasi secara nasional, masih diperlukannya kebijakan untuk menjamin retensi talenta serta perlunya penyempurnaan kebijakan penempatan talenta terpadu secara nasional.
"Ini bertujuan agar kawan-kawan terbiasa memberikan rekomendasi kebijakan dalam bentuk policy brief, mengasah daya analisisnya secara sistematis dan juga memberikan masukan terkait persoalan persoalan pemerintahan," kata dia.
Baca Juga: Disrupsi Dunia Kerja, Pengembangan Talenta Digital ASN Terus Ditingkatkan
Pihaknya berharap hal ini dapat diwujudkan dalam 2 tahun mendatang sebagai ikhtiar bersama menuju 4 besar ekonomi dunia di 2050 mendatang. "Program kajian yang dilakukan kedepannya tidak hanya sekedar menjadi kewajiban, tetapi juga dapat menjadi masukan dan inovasi untuk menemukan sesuatu yang baru," jelasnya.
Terdapat 4 hal yang menjadi isu sentral dalam penerapan manajemen talenta ASN di Indonesia. Pertama, rendahnya penerapan sistem merit yang berpengaruh pada kesiapan instansi dalam mengidentifikasi dan menetapkan jabatan kritikal. Kedua, program ASN Corporate University belum terintegrasi secara nasional, masih diperlukannya kebijakan untuk menjamin retensi talenta serta perlunya penyempurnaan kebijakan penempatan talenta terpadu secara nasional.
(nng)
Lihat Juga :