Harga Minyak Bergejolak Dipicu Sikap Hawkish The Fed
Kamis, 22 September 2022 - 11:38 WIB
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman November naik 0,61% sebesar USD83,45 per barel, meski sempat turun hingga USD82 per barel.
The Fed resmi menaikkan suku bunga sesuai target sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00%-3,25%, dan mengisyaratkan ada kenaikan yang lebih besar pada pertemuan mendatang.
Dolar seketika melejit menyentuh level tertingginya dalam 20 tahun terakhir terhadap sejumlah mata uang lainnya. Hal ini membuat minyak mentah lebih mahal bagi pembeli yang tidak menggunakan dolar, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (22/9/2022).
Baca juga: Harga Minyak Masih Tinggi, Jangan Ngarep Harga BBM Diturunkan
Sementara itu permintaan bensin di Amerika Serikat (AS) selama empat minggu terakhir dikabarkan turun menjadi 8,5 juta barel per hari (bph), yang notabene terendah sejak Februari. Demikian tertuang dalam laporan Biro Administrasi Informasi Energi AS pada Rabu (21/9).
The Fed resmi menaikkan suku bunga sesuai target sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00%-3,25%, dan mengisyaratkan ada kenaikan yang lebih besar pada pertemuan mendatang.
Dolar seketika melejit menyentuh level tertingginya dalam 20 tahun terakhir terhadap sejumlah mata uang lainnya. Hal ini membuat minyak mentah lebih mahal bagi pembeli yang tidak menggunakan dolar, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (22/9/2022).
Baca juga: Harga Minyak Masih Tinggi, Jangan Ngarep Harga BBM Diturunkan
Sementara itu permintaan bensin di Amerika Serikat (AS) selama empat minggu terakhir dikabarkan turun menjadi 8,5 juta barel per hari (bph), yang notabene terendah sejak Februari. Demikian tertuang dalam laporan Biro Administrasi Informasi Energi AS pada Rabu (21/9).
Lihat Juga :