Harga Batu Bara Meroket, Laba Bukit Asam Naik 110% Capai Rp10 Triliun
Kamis, 27 Oktober 2022 - 16:50 WIB
Arsal menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga batu bara acuan (HBA) meningkat sekitar 101% dari USD158,50 per ton pada Januari 2022 menjadi USD319,22 per ton pada September 2022.
Dari sisi produksi, PTBA mencatat produksi hingga kuartal III 2022 mencapai 27,7 juta ton. Capaian ini naik 21% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 22,9 juta ton. Sedangkan, penjualan batu bara perseroan tercatat sebanyak 23,5 juta ton, tumbuh 12% secara tahunan.
Baca juga: Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Adapun, porsi penjualan ekspor PTBA terus meningkat dari sebelumnya sebesar 33% pada kuartal I 2022. Kemudian, sebesar 38% di kuartal II, dan mencapai 44% pada kuartal III 2022.
“Peningkatan porsi ekspor pada dua kuartal terakhir, menyebabkan porsi ekspor sampai dengan kuartal III 2022 tercatat sebesar 38% dari seluruh penjualan perseroan,” terang Arsal.
Dari sisi produksi, PTBA mencatat produksi hingga kuartal III 2022 mencapai 27,7 juta ton. Capaian ini naik 21% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 22,9 juta ton. Sedangkan, penjualan batu bara perseroan tercatat sebanyak 23,5 juta ton, tumbuh 12% secara tahunan.
Baca juga: Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Adapun, porsi penjualan ekspor PTBA terus meningkat dari sebelumnya sebesar 33% pada kuartal I 2022. Kemudian, sebesar 38% di kuartal II, dan mencapai 44% pada kuartal III 2022.
“Peningkatan porsi ekspor pada dua kuartal terakhir, menyebabkan porsi ekspor sampai dengan kuartal III 2022 tercatat sebesar 38% dari seluruh penjualan perseroan,” terang Arsal.
(ind)
Lihat Juga :