Keamanan Siber Bisa Tingkatkan Kegiatan Dunia Usaha
Selasa, 01 November 2022 - 17:16 WIB
Menurut Chandra Kusuma, Country Director Spark Indonesia, Indonesia Cybersecurity Conference 2022 diselenggarakan sebagai langkah awal dan acara perdana untuk menyambut masuknya Spark yang berbasis di Singapura ke Indonesia dengan berkolaborasi bersama Kadin dan Apindo untuk memperkuat ekosistem teknologi dan cybersecurity Indonesia.
“Spark Indonesia merupakan Global Tech Expert Hub yang menghubungkan dan mempertemukan para pakar, praktisi dan profesional di bidang teknologi termasuk keamanan siber di dunia dengan para pelaku usaha, kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia yang hendak mengadopsi teknologi dalam upaya perumusan kebijakan terkait teknologi dan transformasi digital internalnya.” kata Chandra dalam keterangan resmi diterima, Selasa (1/11/2022).
Menurut Chandra, Spark Indonesia ingin memperkuat pertumbuhan ekosistem, komunitas dan networking di bidang teknologi di Indonesia. Connecting the people, the experts and the communities in technology area di Indonesia dan belahan dunia lain untuk saling berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman dan keahlian ke satu sama lain dalam ranah teknologi melalui pelaksanaan beragam program pelatihan, capacity building, edukasi dan literasi terkait teknologi, seperti antara lain cybersecurity, blockchain, Internet-of-Things (IoT), sustainable finance hingga open finance dan lain sebagainya.
Sementara itu, Chief Executive Officer kantor pusat Spark di Singapura, David Chin, menjelaskan, kekuatan dan keunggulan utama Spark terletak pada koneksi dan jaringan global yang telah terbangun dari sepuluh tahun lalu saat Spark awalnya didirikan di Singapura.
Spark memiliki kurang lebih sepuluh ribu anggota yang terdiri dari para individu dan perusahaan internasional di lintas negara, mulai dari Asia, Eropa hingga Amerika. Spark menghubungkan para teknokrat para anggota ke berbagai kementerian dan institusi atau lembaga pemerintah di Indonesia seperti Kemenkominfo, BSSN, OJK, Bank Indonesia termasuk juga sektor swasta maupun BUMN untuk membangun kapabilitas dan capacity building di bidang teknologi dalam masing-masing institusi tersebut.
"Para anggota kami dengan senang hati berkenan membagikan ilmu dan edukasi untuk mendukung akselerasi transformasi digital Indonesia termasuk keamanan siber negara ini. Indonesia sangat penting bagi kami,” pungkas David.
“Spark Indonesia merupakan Global Tech Expert Hub yang menghubungkan dan mempertemukan para pakar, praktisi dan profesional di bidang teknologi termasuk keamanan siber di dunia dengan para pelaku usaha, kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia yang hendak mengadopsi teknologi dalam upaya perumusan kebijakan terkait teknologi dan transformasi digital internalnya.” kata Chandra dalam keterangan resmi diterima, Selasa (1/11/2022).
Menurut Chandra, Spark Indonesia ingin memperkuat pertumbuhan ekosistem, komunitas dan networking di bidang teknologi di Indonesia. Connecting the people, the experts and the communities in technology area di Indonesia dan belahan dunia lain untuk saling berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman dan keahlian ke satu sama lain dalam ranah teknologi melalui pelaksanaan beragam program pelatihan, capacity building, edukasi dan literasi terkait teknologi, seperti antara lain cybersecurity, blockchain, Internet-of-Things (IoT), sustainable finance hingga open finance dan lain sebagainya.
Sementara itu, Chief Executive Officer kantor pusat Spark di Singapura, David Chin, menjelaskan, kekuatan dan keunggulan utama Spark terletak pada koneksi dan jaringan global yang telah terbangun dari sepuluh tahun lalu saat Spark awalnya didirikan di Singapura.
Spark memiliki kurang lebih sepuluh ribu anggota yang terdiri dari para individu dan perusahaan internasional di lintas negara, mulai dari Asia, Eropa hingga Amerika. Spark menghubungkan para teknokrat para anggota ke berbagai kementerian dan institusi atau lembaga pemerintah di Indonesia seperti Kemenkominfo, BSSN, OJK, Bank Indonesia termasuk juga sektor swasta maupun BUMN untuk membangun kapabilitas dan capacity building di bidang teknologi dalam masing-masing institusi tersebut.
"Para anggota kami dengan senang hati berkenan membagikan ilmu dan edukasi untuk mendukung akselerasi transformasi digital Indonesia termasuk keamanan siber negara ini. Indonesia sangat penting bagi kami,” pungkas David.
Lihat Juga :