Hadapi Krisis Multidimensi, Indonesia harus Perkuat Kampanye Positif Sawit dan Batu Bara
Jum'at, 04 November 2022 - 09:24 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar pada 18th Indonesian Palm Oil Conference and 2023 Price Outlook di Bali International Convention Center (BICC).
BALI - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengingatkan Indonesia harus percaya diri dan tidak defensif dalam menghadapi krisis multidimensi ke depan.
Saat ini hingga beberapa waktu ke depan, Indonesia akan diperhadapkan pada krisis multidimensi. Penyebabnya adalah inflasi tinggi, kontraksi ekonomi menuju resesi, dan situasi geopolitik yang tak pasti.
Namun demikian, Mahendra berpendapat, Indonesia harus percaya diri karena dianugerahi banyak kekayaan alam, mulai dari komoditas seperti kelapa sawit hingga kandungan energi seperti batu bara.
(Baca juga:Perkebunan Kelapa Sawit Pasca-Covid-19)
“Di sisi lingkungan hidup, Indonesia sebenarnya punya solusi lingkungan dan konservasi yang terus dibenahi, sehingga komoditas Indonesia seperti sawit secara fundamental dapat terus diterima dan berkembang,” kata Mahendra Siregar pada 18th Indonesian Palm Oil Conference and 2023 Price Outlook di Bali International Convention Center (BICC), Kamis (3/11/2022).
Menurut dia, setidaknya ada sejumlah hal yang berpotensi membentuk krisis multidimensi yang berakibat pada The Perfect Storm di Indonesia.
Saat ini hingga beberapa waktu ke depan, Indonesia akan diperhadapkan pada krisis multidimensi. Penyebabnya adalah inflasi tinggi, kontraksi ekonomi menuju resesi, dan situasi geopolitik yang tak pasti.
Namun demikian, Mahendra berpendapat, Indonesia harus percaya diri karena dianugerahi banyak kekayaan alam, mulai dari komoditas seperti kelapa sawit hingga kandungan energi seperti batu bara.
(Baca juga:Perkebunan Kelapa Sawit Pasca-Covid-19)
“Di sisi lingkungan hidup, Indonesia sebenarnya punya solusi lingkungan dan konservasi yang terus dibenahi, sehingga komoditas Indonesia seperti sawit secara fundamental dapat terus diterima dan berkembang,” kata Mahendra Siregar pada 18th Indonesian Palm Oil Conference and 2023 Price Outlook di Bali International Convention Center (BICC), Kamis (3/11/2022).
Menurut dia, setidaknya ada sejumlah hal yang berpotensi membentuk krisis multidimensi yang berakibat pada The Perfect Storm di Indonesia.
Lihat Juga :