Di Forum G20, Prabowo Sebut Krisis Pangan Jadi Ancaman Kemanusiaan

Minggu, 13 November 2022 - 12:00 WIB
"Presiden saya, Presiden Jokowi tahun ini sendiri mungkin sudah berbicara lebih dari 25 kali di publik, mengingatkan orang-orang Indonesia bahwa kita menghadapi masa-masa sulit, tahun depan akan menjadi sangat sulit, dan ada orang-orang yang menuduh beliau menyebarkan pesimisme," ungkap Prabowo.

Prabowo menyampaikan bahwa segelintir orang memang tidak bisa menerima betapa dibutuhkannya cara penanganan isu ledakan populasi. Terlebih di Indonesia, kenaikan populasinya mencapai 1,9% per tahunnya.

"Ini berarti 5 juta bayi yang lahir tiap tahunnya, 5 juta mulut baru untuk diberi makan, 5 juta setara penduduk Singapura. Setiap tahun, di Indonesia, ada 'Singapura' baru, setiap 10 tahun berarti akan ada 'Malaysia' baru," ucapnya.

Dia menyebutkan bahwa orang-orang Indonesia adalah orang-orang yang senang berbahagia, karena dalam menyikapi masa sulit, mereka cenderung tertawa. Bahkan, kadang mereka tidak tahu apa yang akan mereka hadapi kedepannya.

"Pemerintah mana, ahli mana yang berpikir bahwa memberi makan tambahan 5 juta orang baru ini sebagai tantangan yang normal dan mudah? Menjadi Presiden Indonesia berarti memikirkan soal ini, dan kalau memang mau menjadi Presiden, mungkin harus konsultasi terlebih dahulu dengan psychoanalist-nya," canda Prabowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!