Rencana Kenaikan Cukai Rokok Elektrik 15% Perlu Ditinjau Ulang

Jum'at, 09 Desember 2022 - 23:55 WIB
"Kalau nikotinnya diproduksi dalam negeri, saya kira bisa cukainya jadi murah. Tapi sekarang produksi nikotin cair masih dari luar. Kalau kita bisa memproduksi nikotin cair lokal, kita bisa menjadi pemain utama di dalam negeri. Sekaligus bisa mengekspor," tutur Gus Muhaimin.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengusaha Eliquid Indonesia (Apei) Daneil Boy berharap kenaikan cukai tidak memberatkan para pengusaha dan penjual eliquid. "Saat ini kondisi market dan ekonomi masih berjuang untuk pulih setelah pandemi," kata Daneil.

Dia mengatakan jika angka kenaikan lebih dari 8% maka akan membawa dampak buruk bagi industri vape di Tanah Air. "Salah satunya adalah ancaman peredaran vape ilegal dari Tiongkok," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!