Produksi Migas Makin Tipis, Menteri ESDM Ajak Optimalkan Energi Bersih Terbarukan
Selasa, 20 Desember 2022 - 08:11 WIB
Baca Juga: HT Beberkan Manfaat KEK Lido untuk Masyarakat Sekitar
Menurutnya, jika tidak melalukan sesuatu, maka akan Indonesia akan terus mengimpor gas bumi. "Equivalen 443 ribu barel per equivalen," katanya.
Di sektor minyak, terjadi penurunan mencapai 5,2% dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Menurutnya hal itu disebabkan sumur-sumur minyak yang sudah tua dan adanya gangguan pada peralatan.
"Sementara demand tinggi terutama dipakai sektor transportasi, kita contoh transportasi darat pertumbuhan justru tumbuh 5% juga sementara ketersediaan minyak dalam negeri turun juga 5%. Jadi gap-nya ini makin cepat dan makin besar," ungkapnya.
Menurutnya, jika tidak melalukan sesuatu, maka akan Indonesia akan terus mengimpor gas bumi. "Equivalen 443 ribu barel per equivalen," katanya.
Di sektor minyak, terjadi penurunan mencapai 5,2% dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Menurutnya hal itu disebabkan sumur-sumur minyak yang sudah tua dan adanya gangguan pada peralatan.
"Sementara demand tinggi terutama dipakai sektor transportasi, kita contoh transportasi darat pertumbuhan justru tumbuh 5% juga sementara ketersediaan minyak dalam negeri turun juga 5%. Jadi gap-nya ini makin cepat dan makin besar," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :