Rupiah Ditutup Melemah 10 Poin di Level Rp15.593 per dolar AS
Jum'at, 23 Desember 2022 - 17:07 WIB
"Jika kita gunakan asumsi tingkat inflasi rata-rata di bulan Desember, maka inflasi akhir tahun 2022 diperkirakan berada pada kisaran 5,4 persen hingga 5,6 persen lebih baik dibandingkan dengan konsensus pasar yang memperkirakan inflasi akhir tahun bisa tembus 6,7 persen," papar Ibrahim.
Kemudian, indikator selanjutnya adalah kinerja neraca perdagangan Indonesia masih sangat baik dengan dukungan sektor komoditas. Pada bulan November, neraca Perdagangan mencatatkan angka USD5,16 miliar atau melanjutkan surplus sepanjang 31 bulan terakhir.
Baca Juga: Tertekan Ancaman Resesi 2023, Rupiah Sore Ini Berkutat di Level Rp 15.657/USD
Dengan neraca perdagangan tersebut, menurut Ibrahim Indonesia dapat dipastikan Neraca Transaksi Berjalan (NTB) atau Current Account Balance Indonesia akan mengalami surplus dalam kisaran 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan, Senin (26/12) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.580 - Rp 15.650.
Kemudian, indikator selanjutnya adalah kinerja neraca perdagangan Indonesia masih sangat baik dengan dukungan sektor komoditas. Pada bulan November, neraca Perdagangan mencatatkan angka USD5,16 miliar atau melanjutkan surplus sepanjang 31 bulan terakhir.
Baca Juga: Tertekan Ancaman Resesi 2023, Rupiah Sore Ini Berkutat di Level Rp 15.657/USD
Dengan neraca perdagangan tersebut, menurut Ibrahim Indonesia dapat dipastikan Neraca Transaksi Berjalan (NTB) atau Current Account Balance Indonesia akan mengalami surplus dalam kisaran 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan, Senin (26/12) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.580 - Rp 15.650.
(nng)
Lihat Juga :