Harga Minyak Dunia Anjlok 2% Lebih Saat OPEC dan Sekutunya Menghapus Harapan

Selasa, 14 Juli 2020 - 12:13 WIB
loading...
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga minyak dunia anjlok lebih dari 2% pada perdagangan, Selasa (14/7/2020) seiring kekhawatiran para pelaku bisnis atas gelombang kedua pandemi corona bisa memicu kebijakan lockdown kembali diterapkan dan langkah OPEC +. Foto/Dok
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia anjlok lebih dari 2% pada perdagangan, Selasa (14/7/2020) seiring kekhawatiran para pelaku bisnis atas gelombang kedua pandemi corona bisa memicu kebijakan lockdown kembali diterapkan. Sentimen lain datang dari OPEC beserta sekutunya atau dikenal dengan sebutan OPEC + kemungkinan bakal mengurangi kebijakan pangkas produksi pada pertemuan mendatang di bulan Agustus.

(Baca Juga: Ekonomi Minus 41,2%, Singapura Terjun ke Jurang Resesi )

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) meluncur jatuh sebesar 96 sen atau 2,39% untuk bertengger di level USD39,14 per barel. Sementara harga minyak Brent yang menjadi patokan Internasional menyusut 88 sen yang setara dengan 2,06% menjadi USD41,84/barel. Kedua kontrak benchmark itu telah kehilangan lebih dari 1% pada awal pekan kemarin.

Gubernur California pada Senin, kemarin memerintahkan untuk menutup bar, restoran, bioskop, kebun binatang dan museum menyusut peningkatan kasus baru terinfeksi corona. Dua distrik sekolah terbesar di negara bagian ini, Los Angeles dan San Diego juga mengatakan bahwa mereka hanya akan mengajar secara online ketika kelas dilanjutkan pada bulan Agustus.

California bergerak mengikuti pelonggaran baru-baru ini mengikuti beberapa negara bagian lain, seperti Florida dan Texas. Di sisi lain Pasar akan mengawasi langkah berikutnya dari organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutunya, secara kolektif yang dikenal sebagai OPEC + dalam pertemuan selanjutnya seputar kelanjutan kebijakan pengurangan produksi.

(Baca Juga: 128 Saham Menghijau, IHSG Dibuka Naik ke Level 5.069 )

Di bawah perjanjian yang ada, OPEC + diatur untuk memangkas produksi dari 9,7 juta barel per hari (BPD) serta 7,7 juta BPD dari Agustus sampai Desember. Pasar minyak semakin dekat dengan keseimbangan dengan catatan permintaan secara bertahap meningkat, seperti disampaikan oleh Sekretaris Jenderal OPEC.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Harga Minyak Naik, Nalar...
Harga Minyak Naik, Nalar Fiskal Jangan Turun
IRGC: Jika Anda Bisa...
IRGC: Jika Anda Bisa Mentolerir Harga Minyak USD200 per Barel, Teruslah Bermain dalam Permainan Ini
Harga Minyak Meroket...
Harga Minyak Meroket ke Level Tertinggi Sejak 2023 karena Perang, Bisa Tembus Berapa?
Rekomendasi
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved