Harga Emas Dunia Terus Melesat Mendekati Level USD 2.000
Selasa, 24 Januari 2023 - 11:15 WIB
loading...
Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan, Selasa (24/1/2023) saat dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan, Selasa (24/1/2023) saat dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah. Sementara investor menunggu data ekonomi AS di tengah harapan kenaikan suku bunga yang lebih lambat oleh Federal Reserve atau The Fed .
Baca Juga: 5 Negara Pembeli Emas Terbesar di Dunia, Nomor Terakhir Indonesia
Dilansir reuters, harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD 1,935.69 per ounce, pada pukul 02.08 GMT. Sedangkan emas berjangka AS naik 0,4% pada level USD 1,936.00.
Sementara itu indeks dolar turun 0,2%. Greenback yang lebih lemah membuat emas batangan dengan harga dolar lebih terjangkau bagi banyak pembeli.
"Setiap tanda-tanda pelemahan ekonomi AS akan menjadi alasan bagi The Fed untuk memperketat kebijakan, dan itu dapat mendukung emas yang juga akan mengambil aliran safe haven," kata Analis pasar senior di City Index, Matt Simpson.
"Angka yang mengecewakan kemungkinan akan membantu emas naik di atas USD 1.960, tetapi mungkin tidak menembus USD 2.000 dalam upaya pertamanya, mengingat pentingnya angka tersebut," sambungnya.
Baca Juga: 5 Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia, Nomor 1 Paling Berkilau
Baca Juga: 5 Negara Pembeli Emas Terbesar di Dunia, Nomor Terakhir Indonesia
Dilansir reuters, harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD 1,935.69 per ounce, pada pukul 02.08 GMT. Sedangkan emas berjangka AS naik 0,4% pada level USD 1,936.00.
Sementara itu indeks dolar turun 0,2%. Greenback yang lebih lemah membuat emas batangan dengan harga dolar lebih terjangkau bagi banyak pembeli.
"Setiap tanda-tanda pelemahan ekonomi AS akan menjadi alasan bagi The Fed untuk memperketat kebijakan, dan itu dapat mendukung emas yang juga akan mengambil aliran safe haven," kata Analis pasar senior di City Index, Matt Simpson.
"Angka yang mengecewakan kemungkinan akan membantu emas naik di atas USD 1.960, tetapi mungkin tidak menembus USD 2.000 dalam upaya pertamanya, mengingat pentingnya angka tersebut," sambungnya.
Baca Juga: 5 Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia, Nomor 1 Paling Berkilau
Lihat Juga :