Perang Dagang Energi Hijau Membayangi Hubungan UE dan AS di Tengah Perang Rusia Ukraina

Kamis, 26 Januari 2023 - 09:07 WIB
loading...
A A A
"Dalam konteks Eropa, beberapa di antaranya mereka melihat Undang-Undang Pengurangan Inflasi sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kebijakan yang telah mereka usulkan di masa lalu. Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memperkuat daya saing kita di tingkat Eropa, membuat kemajuan lebih lanjut pada serikat pasar modal, untuk bernegosiasi dengan pihak AS soal perjanjian perdagangan bebas - tetapi tidak membayar lebih banyak subsidi," ujarnya.

Berbeda dengan perusahaan mobil besar Prancis, banyak perusahaan Jerman sudah menancapkan kakinya di AS, termasuk mendirikan pabrik.

Aturan "buatan Amerika" telah mendorong penolakan bahkan dari beberapa perusahaan Amerika, pasalnya banyak di antaranya bergantung pada suku cadang yang diproduksi di negara lain.

Meski begitu Ia menyakini pemulihan ekonomi di kawasan Eropa bakal lebih cepat. Lindner menunjukkan, salah satunya buktinya bahwa inflasi di Jerman telah mencapai puncaknya tahun lalu.

"Mungkin pemulihan ekonomi global dan ekonomi Eropa bakal lebih cepat dari yang diharapkan," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved