Wall Street Ditutup Menguat Didukung Data Pertumbuhan Ekonomi AS

Jum'at, 27 Januari 2023 - 07:04 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Wall Street mengakhiri sesi mixed dan ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (26/1/2023). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street mengakhiri sesi mixed dan ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (26/1/2023) waktu setempat. Hal itu karena membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan serangkaian laba perusahaan yang beragam.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 205,57 poin, atau 0,61%, menjadi 33.949,41, S&P 500 (.SPX) naik 44,21 poin, atau 1,10%, menjadi 4.060,43 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 199,06 poin, atau 1,76%, menjadi 11.512,41.

Sementara ketiga indeks saham utama AS naik, saham momentum mega cap, didukung oleh pendapatan Tesla Inc (TSLA.O) yang mengalahkan dan perkiraan penjualan yang optimis, membantu menempatkan Nasdaq di posisi terdepan. Kumpulan data menunjukkan ekonomi AS bernasib lebih baik pada kuartal keempat dari perkiraan analis, dan pasar tenaga kerja tetap ketat, meskipun ada tanda-tanda melemahnya permintaan.

"Data ekonomi memiliki sesuatu di dalamnya untuk semua orang; untuk para pemimpi yang menganggap ekonomi cukup lambat untuk menahan The Fed, dan pesimis yang berpikir pertumbuhan masih terlalu panas bagi The Fed untuk mundur," kata David Carter direktur pengelola di JPMorgan Private Bank di New York.

Baca Juga: Ditopang Pertumbuhan Ekonomi AS, Wall Street Dibuka Naik

Dari 11 sektor utama S&P 500, semua kecuali bahan pokok konsumen (.SPLRCS) naik. Energi (.SPNY) memimpin kenaikan persentase, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah karena tanda-tanda peningkatan permintaan dari China. Tesla Inc (TSLA.O) memberikan salah satu dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq, sahamnya melonjak 11,0% setelah laporan pendapatannya.

Chevron Corp (CVX.N) mengumumkan akan melipatgandakan anggarannya untuk pembelian kembali saham, yang membuat saham perusahaan minyak tersebut naik 4,9%. Di antaranya, IBM Corp (IBM.N) turun 4,5% setelah pengumumannya bahwa akan memangkas pekerjaan divestasi beberapa aset setelah gagal mencapai target kas tahunannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Pertumbuhan Pasar Modal Syariah melalui Sharia Investment Week 2026
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Rekomendasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved