Kisah Bawang Menjadi Barang Mewah di Filipina, Harganya Melebihi Daging

Jum'at, 27 Januari 2023 - 11:16 WIB
loading...
Kisah Bawang Menjadi...
Bawang menjadi barang mewah di Filipina, dimana harganya menurut statistik resmi mengalami lonjakan menjadi sekitar 700 peso atau setara USD12,80 per Kg. Foto/Dok The Manila News
A A A
CEBU - Bawang menjadi barang mewah di Filipina , dimana harganya menurut statistik resmi mengalami lonjakan menjadi sekitar 700 peso atau setara USD12,80 per Kg pada bulan lalu. Jika dirupiahkan, harga bawang di Filipina mencapai kurang lebih Rp179 ribu (Kurs Rp14.922 per USD).

Baca Juga: Konkret! Dampingi Jokowi Sambut Presiden Filipina, Prabowo Tanda Tangani Kerja Sama Pertahanan RI-Filipina

Harga tersebut melebihi harga dagang dan upah minimum harian di negara tersebut. Meskipun harga telah mereda dalam beberapa pekan terakhir, namun bawang masih menjadi barang mewah bagi banyak konsumen, seperti disampaikan oleh Rizalda Maunes, yang menjalankan restoran pizza di pusat kota Cebu.

"Tidak ada topping bawang. Setiap restoran menghadapi kekurangan bawang. Anda melihatnya di mana-mana," ungkapnya seperti dilansir BBC.

"Kami biasa membeli tiga hingga empat kilogram bawang sehari. Sekarang kami membeli setengah kilo, hanya itu yang mampu kami beli," kata Maunes.

"Pelanggan kami mengerti karena ini bukan hanya terjadi pada restoran ... rumah tangga juga mengalami kesulitan karena banyak hidangan yang dimaniskan dengan bawang," tambahnya.

Baca Juga: Agama Warga Negara Filipina dan Persentasenya

Lonjakan harga bumbu dalam masakan Filipina telah menjadi simbol meningkatnya biaya hidup. Hal ini terjadi ketika inflasi, yang mengukur kenaikan harga mulai dari makanan hingga bahan bakar, mencapai level tertinggi dalam 14 tahun di negara tropis tersebut pada bulan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Ambil Langkah Berani,...
Ambil Langkah Berani, Thailand dan Filipina Justru Turunkan Harga Solar
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Rekomendasi
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
10 Momen Cristiano Ronaldo...
10 Momen Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
Negara di Asia Tenggara...
Negara di Asia Tenggara yang Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved