Rusia Kesakitan Kena Larangan Minyak, India Untung Besar

Selasa, 31 Januari 2023 - 08:17 WIB
loading...
Rusia Kesakitan Kena...
Belum ada pemenang dalam perang Rusia Ukraina yang sudah memasuki tahun kedua, kecuali mungkin India. Negara dengan penduduk terpadat itu telah meningkatkan impor minyak mentah Rusia 33 kali lipat. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Belum ada pemenang dalam perang Rusia Ukraina yang sudah memasuki tahun kedua, kecuali mungkin India . Negara yang bakal menyandang gelar penduduk terpadat di dunia itu telah meningkatkan impor minyak mentah Rusia 33 kali lipat.

India terus menyedot minyak Rusia sejak Vladimir Putin menginvasi tetangganya Februari lalu, dimana jumlahnya menjadi lebih dari satu juta barel per hari. Tawaran harga diskon sepertinya sulit ditolak oleh India, demi mengamankan pasokan dalam negeri.

Baca Juga: Minyak Rusia Dihantam Embargo dan Batas Harga, Moskow Rugi Rp 2,5 Triliun Setiap Hari

Campuran minyak mentah Ural Rusia dijual dengan diskon sekitar 30% dari patokan global Brent, menjadi USD 22 pada setiap barel pada hari ini, kata Hunter Kornfeind, seorang analis pasar minyak di Rapidan Energy Group.

Penyebarannya lebih dari 5% sebelum perang. Itu belum semuanya. India mengimpor hampir 90% minyak mentahnya, tetapi kaya akan kapasitas penyulingan. Penyuling melahap minyak mentah Rusia yang murah untuk diekspor kembali sebagai bahan bakar diesel dan produk lainnya, dengan mark-up yang sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved