Harga Batu Bara Ambles Dipicu Penurunan Impor China dan India

Selasa, 31 Januari 2023 - 18:01 WIB
loading...
Harga Batu Bara Ambles...
Harga batu bara ambles dipicu penurunan permintaan dari China dan India. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Harga batu bara terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini. Pada penutupan perdagangan Senin (30/1), harga batu bara kontrak Maret di pasar ICE Newscastle ditutup di posisi USD257 per ton, anjlok 3,5% dibanding perdagangan Jumat (27/1). Ini merupakan harga terendah sejak 1 April 2022.

Melansir tayangan 2nd Session Closing IDX Channel, melemahnya harga batu bara disebabkan masih rendahnya permintaan dari India dan China.

Pasalnya, kedua negara tersebut diharapkan menjadi penggerak harga batu bara pada tahun ini karena permintaan batu bara dari Eropa yang diproyeksi turun tajam.

“Impor batu bara China pada Januari 2023 diproyeksi hanya mencapai 23,9 juta ton, turun 15,4% dibandingkan Desember 2022,” demikian dikutip dari 2nd Session Closing IDX Channel, Selasa (31/1/2023).

Sementara itu, penurunan harga juga dialami komoditas lainnya, di mana harga minyak mentah dunia turun 2% jelang pengumuman suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed. Selain itu, ekspor minyak Rusia yang tetap kuat di tengah sanksi juga turun membebani laju harga minyak.

Baca juga: Produksi Batu Bara Ditarget 695 Juta Ton, Kebutuhan Domestik Menyusut

Pada penutupan perdagangan Senin (30/1/2023), harga minyak mentah jenis brent berada di posisi USD84,9 per barel, turun 2,03% dibandingkan posisi sebelumnya. Sementara, West Texas Intermediate turun 2,23% ke posisi USD77,9 per barel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Berita Terkini
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved