Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjualan Kaos Olahraga Uniqlo Terus Meningkat

loading...
Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjualan Kaos Olahraga Uniqlo Terus Meningkat
Uniqlo Indonesia secara resmi menunjuk Daniel Mananta sebagai brand ambassador kategori Sport Utility Wear. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Uniqlo Indonesia mencatatkan penjualan pakaian terus mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19. Peningkatan penjualan terjadi pada pakaian jenis sport utility wear.

"Sampai saat ini penjualan kita cukup membaik dan meningkat. Hal ini dikarekana semua orang membutuhkan pakaian dan pakaian sport mencatat penjualan yang cukup tinggi," ujar Marketing Director Uniqlo Indonesia, Daniel Sumual dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga:Uniqlo Sumbang 20.000 Pakaian Dalam untuk Pekerja Kesehatan

Pihaknya pun secara resmi mengumumkan Daniel Mananta sebagai brand ambassador kategori sport utility wear. Penunjukan Daniel diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas melalui cerita inspiratifnya berolahraga lari maraton. Tidak hanya itu, Uniqlo jenis sport utility wear dapat memberikan kenyamanan bagi siapapun yang menggunakannya untuk mengakomodasi gerakan olahraga dengan baik maupun aktivitas sehari-hari.

Selain itu, kaos jenis sport utility wear punya kelebihan cepat kering saat dipakai olahraga. "Produk ini mampu mengeringkan keringat dengan seketika, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk berolahraga, maupun aktivitas lain dalam cuaca yang terik," kata dia.



Baca Juga:Inovasi Fungsi dan Desain UNIQLO

Disisi lain, koos olahaga ini juga punya fitur tambahan, yakni anti-mikrobial yang dapat menetralkan bau keringat. Selain itu, koleksi ini juga menggunakan desain mesh pada ketiak dan punggung, di mana keringat biasanya paling banyak berkumpul.
"Tak hanya keunggulan dari sisi fungsi tapi juga mengusung warna-warna vibrant yang cerah dan fashionable untuk menunjang penampilan, baik saat berolahraga maupun ketika digunakan untuk beraktivitas sehari-hari," tuturnya.
(nng)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top