Mendes Ungkap Cara BUMdes Bisa Jadi Ancaman buat Bank Himbara
Jum'at, 03 Februari 2023 - 11:46 WIB
loading...
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyebut BUMdes bisa saja menjadi ancaman bank Himbara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) mengatakan, posisi badan usaha milik desa ( BUMDes ) cukup strategis untuk mendorong perekonomian di daerah. Menurutnya, BUMDes punya potensi untuk menyaingi bank-bank Himbara ketika punya lembaga keuangan sendiri dan saling terkoneksi antar-daerah lainnya.
Baca juga: Mendes PDTT Dukung Penambahan Jabatan Kades Menjadi 9 Tahun
"BUMDes mendirikan bank desa, misalnya. Saya yakin itu ancaman berat bagi bank Himbara, karena saya yakin desa-desa akan lebih memanfaatkan lembaga keuangan sendiri. Ini yang saya maksud, kalau mereka membangun konektivitas perekonomian," ujar Gus Halim dikutip Jumat (2/2/2023).
Gus Halim memaparkan bahwa saat ini pertumbuhan jumlah BUMDes di Indonesia cukup masif pasca-lahirnya UU Desa, UU Cipta Kerja, dan aturan turunannya pada PP No. 11 Tahun 2021. Pada tahun 2015, berdiri sebanyak 6.274 BUMDes, tahun 2016 lahir 14.132 BUMDes, tahun 2017 didirikan 14.744 BUMDes, tahun 2018 muncul 5.874 BUMDes, dan pada tahun 2019 tercipta 1.878 BUMDes.
Bahkan menurutnya sepanjang pandemi Covid-19 pada 2020 hingga 2021, inisiatif pendirian BUMDes terus bermunculan di desa-desa. Hingga tahun 2022, telah beroperasi sebanyak 60.417 BUMDes. Bersamaan dengan itu tercatat pula berdirinya 6.583 BUMDes Bersama.
Baca juga: Mendes PDTT Dukung Penambahan Jabatan Kades Menjadi 9 Tahun
"BUMDes mendirikan bank desa, misalnya. Saya yakin itu ancaman berat bagi bank Himbara, karena saya yakin desa-desa akan lebih memanfaatkan lembaga keuangan sendiri. Ini yang saya maksud, kalau mereka membangun konektivitas perekonomian," ujar Gus Halim dikutip Jumat (2/2/2023).
Gus Halim memaparkan bahwa saat ini pertumbuhan jumlah BUMDes di Indonesia cukup masif pasca-lahirnya UU Desa, UU Cipta Kerja, dan aturan turunannya pada PP No. 11 Tahun 2021. Pada tahun 2015, berdiri sebanyak 6.274 BUMDes, tahun 2016 lahir 14.132 BUMDes, tahun 2017 didirikan 14.744 BUMDes, tahun 2018 muncul 5.874 BUMDes, dan pada tahun 2019 tercipta 1.878 BUMDes.
Bahkan menurutnya sepanjang pandemi Covid-19 pada 2020 hingga 2021, inisiatif pendirian BUMDes terus bermunculan di desa-desa. Hingga tahun 2022, telah beroperasi sebanyak 60.417 BUMDes. Bersamaan dengan itu tercatat pula berdirinya 6.583 BUMDes Bersama.
Lihat Juga :