Guyon Sri Mulyani: Defisit APBN Bisa Nol Tapi Nggak Usah Bayar Utang PLN dan Pertamina Rp550 Triliun
Jum'at, 03 Februari 2023 - 15:44 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/Antara Photo
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melontarkan candaan terkait cara menambal APBN yang masih defisit meski penerimaan negara mengalami peningkatan. Defisit bisa ditutup sampai nol dengan syarat tagihan utang berupa kompensasi dan subsidi ke PLN dan Pertamina tidak bayar.
"APBN bisa diseimbangkan tapi PLN nggak saya bayar Rp171 triliun dan Bu Nicke (Pertamina) nggak saya bayar Rp379 triliun. Itu langsung nol defisitnya," guyon Sri Mulyani dalam kuliah umum, pagi ini, Jumat (3/2/2023).
Baca Juga: Sri Mulyani Pegang Teguh Falsafah Jawa: Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe
Candaan itu dilontarkan Sri Mulyani saat menjawab pertanyaan terkait APBN yang masih defisit meski penerimaan negara meningkat dalam kuliah umum pagi ini, Jumat (3/2).
Tagihan kompensasi dan subsidi itu karena kedua BUMN energi itu menjual harga BBM, LPG dan listrik di bawah harga keekonomian. Berdasarkan laporan defisit anggaran sebesar Rp 464,3 triliun tahun lalu, jauh di bawah target dan lebih kecil dari total anggaran subsidi BBM mencapai Rp 551 triliun.
"APBN bisa diseimbangkan tapi PLN nggak saya bayar Rp171 triliun dan Bu Nicke (Pertamina) nggak saya bayar Rp379 triliun. Itu langsung nol defisitnya," guyon Sri Mulyani dalam kuliah umum, pagi ini, Jumat (3/2/2023).
Baca Juga: Sri Mulyani Pegang Teguh Falsafah Jawa: Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe
Candaan itu dilontarkan Sri Mulyani saat menjawab pertanyaan terkait APBN yang masih defisit meski penerimaan negara meningkat dalam kuliah umum pagi ini, Jumat (3/2).
Tagihan kompensasi dan subsidi itu karena kedua BUMN energi itu menjual harga BBM, LPG dan listrik di bawah harga keekonomian. Berdasarkan laporan defisit anggaran sebesar Rp 464,3 triliun tahun lalu, jauh di bawah target dan lebih kecil dari total anggaran subsidi BBM mencapai Rp 551 triliun.
Lihat Juga :