PT KBI Ekspor Perdana Udang Vaname Tahun 2023 ke Malaysia

Selasa, 14 Februari 2023 - 14:13 WIB
loading...
PT KBI Ekspor Perdana...
Pelepasan perdana ekspor induk udang vaname di tahun 2023 senilai USD25.600 ke Malaysia. Foto/Ist
A A A
BANTEN - PT Kona Bay Indonesia (KBI), perusahaan joint venture antara PT Suri Tani Pemuka dan Hendrix Genetics melakukan ekspor induk udang vaname perdana di tahun 2023 senilai USD25.600 ke Malaysia. Nilai ekspor tersebut meningkat 35% dibandingkan dengan nilai total ekspor di tahun 2022 senilai USD19.456.

Ekspor ini dilakukan sebagai upaya perluasan pangsa pasar dan pemenuhan kebutuhan akan induk udang. General Manager PT Kona Bay Indonesia (KBI), Ari Setiardhi, mengungkapkan, selama ini udang vaname masih menjadi komoditas ekspor unggulan dengan pendapatan tertinggi pada subsektor perikanan. Menurutnya, KBI sebagai perusahaan yang berfokus pada budidaya induk udang vaname memiliki komitmen untuk terus meningkatkan produktivitas dan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Biru, KKP Integrasikan Sistem Pemantauan Perikanan

"Ekspor perdana tahun ini merupakan ekspor kami yang ketiga kalinya sejak didirikan di tahun 2021 lalu. Hingga saat ini, total ekspor kami telah mencapai lebih USD62.384," ujar Ari melalui siaran pers, Selasa (14/2/2023).

Ari menyebutkan, merujuk data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) tahun 2020, Indonesia merupakan produsen produk akuakultur terbesar di dunia setelah China. Dalam hal ini Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk sektor budidaya perikanan, terutama udang yang masih mendominasi komoditas ekspor saat ini.

"Melihat peluang tersebut, KBI berupaya memberikan kontribusi secara optimal dengan senantiasa meningkatkan kualitas setiap proses budidaya yang dimiliki," tambahnya.

Menurut Ari, KBI selama ini hanya memasok induk berkualitas tinggi yang bebas dari penyakit/Specific Pathogen Free (SPF) yang salah satu upayanya yakni dengan pengembangan induk udang vaname melalui fasilitas Broodstock Multiplication Center (BMC) di mana produk awal Parent Post Larva (PPL) berasal dari pusat Breeding/Nucleus Breeding Center (NBC) Kona Bay Marine Resources dan kemudian akan menghasilkan induk udang (Litopenaeus vaname) yang berkualitas dan dapat dilacak balik jalur genetiknya.

Baca Juga: Dongkrak Ekspor Udang Indonesia lewat Modernisasi Tambak

Selain itu, lanjut Ari, KBI juga turut menerapkan sistem biosecurity ketat, memiliki laboratorium yang berguna memantau perkembangan kesehatan udang dan kualitas air yang digunakan. KBI juga menerapkan proses budidaya berkelanjutan salah satunya melalui fasilitas Unit Pengelolaan Limbah (UPL), sehingga limbah yang dihasilkan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

"Kami berkomitmen untuk selalu menjaga setiap kegiatan budidaya udang vaname yang kami miliki. Benur yang kami produksi di Indonesia memiliki kualitas yang sama dengan produk indukan di kantor pusat KBI yang terletak di Hawaii," jelasnya.

Dalam dua tahun mendatang, menurut Ari KBI menargetkan produksi indukan mencapai 80.000 ekor per tahunnya. Dengan demikian, pihaknya berharap dapat mendukung peningkatan produksi budidaya perikanan dalam negeri dan berkontribusi pada peningkatan ekspor di pasar Internasional.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
Stop Ekspor Suku Cadang...
Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur Siluman F-35 ke Israel!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved