Susi Air: Maskapai yang Mengepak Berkat Kedermawanan Susi Pudjiastuti

Kamis, 16 Februari 2023 - 19:41 WIB
loading...
Susi Air: Maskapai yang...
Susi Air bermula dari bisnis perikanan Susi Pudjiastuti. Foto/SusiAir
A A A
JAKARTA - Susi Air merupakan salah satu maskapai penerbangan nasional yang berada di bawah naungan PT ASI Pudjiastuti Aviation. Maskapai penerbangan perintis ini didirikan pada tahun 2004 oleh Susi Pudjiastuti , mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019.

Baca juga: Berdarah Kopassus, Brigjen TNI JO Sembiring Ditunjuk Pimpin Pembebasan Pilot Susi Air

Susi lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat. Pendirian maskapai Susi Air bermula dari bisnis sektor perikanan dan kelautan lewat PT ASI Pudjiastuti Marine Product yang didirkan pada 1996.

Hidup dengan kalangan nelayan yang memicu Susi merintis usaha itu. Pada 1983 Susi mulai membeli ikan dari sejumlah nelayan, dan kemudian menjualnya secara keliling dengan sepeda, hingga akhirnya memasok sejumlah restoran.

Susi paham benar ikan-ikan yang berkualitas dan digemari masyarakat, sehingga usahanya terus berkembang. Lobster dengan merek "Susi Brand" membua jalan bagi dirinya untuk menapak lebih luas lagi, mulai dari Jakarta, lalu ke Asia hingga Amerika Serikat.

Nah untuk menjaga kesegaran produknya, Susi memutuskan untuk membeli sebuah pesawat yang mampu mengantarkan produknya ke wilayah-wilayah yang jauh. Jika mengandalkan perusahaan pengiriman jelas makan waktu dan bisa membuat produknya "layu".

Pada 2005 Susi telah memiliki dua buah pesawat Cessna yang mampu membawa produk-produknya hingga ke manca-negara. Pesawat itu dibelinya dari uang hasil pinjaman bank sebesar Rp47 miliar, yang sebagiannya lagi digunakan untuk membangun "bandara" di Pangandaran, Jawa Barat, berupa landasan pacu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Susi Pudjiastuti Ditunjuk...
Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komut Independen bank bjb
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
DPR Apresiasi Pemerintah...
DPR Apresiasi Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Harusnya Tiket Pesawat Tak Naik
Pesawat Raksasa yang...
Pesawat Raksasa yang Melayang di Kota San Francisco Picu Rasa Penasaran
Kendaraan Terbang China...
Kendaraan Terbang China Mendapatkan Izin Terbang di UEA
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved