Dukung Target Minyak 1 Juta BOPD, Pertamina EP Libatkan Kampus

Jum'at, 24 Februari 2023 - 19:31 WIB
loading...
Dukung Target Minyak...
PT Pertamina EP Cepu jalin kerja sama UPN Veteran Yogyakarta. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP Cepu menjalin kerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta untuk mendukung target produksi Pertamina sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) pada 2030 mendatang. Kerja sama ditandai dengan penandatangan MoU di Kampus UPN Yogyakarta, Jumat (24/2/2023).

Baca juga: Pengembangan Gas Lapangan JTB Bojonegoro Diapresiasi KSP dan Ditjen Migas

Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu Endro Hartanto mengatakan, kerja sama nantinya diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan, dari mulai pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Pihaknya juga akan melibatkan UPN Veteran Yogyakarta dalam proyek penerapan teknologi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) untuk melakukan injeksi CO2, sehingga dapat menurunkan tingkat emisi.

"Saat ini kami masih dalam tahap studi, secara teknis baik di batuannya sendiri kemudian juga nanti bagaimana mendesain sumurnya, juga perhitungan keekonomiannya seperti apa," kata Endro.

Endro berharap, dengan melibatkan pakar-pakar perminyakan UPN Veteran Yogya, proses itu bisa lebih cepat direalisasikan.

Penanggung jawab MoU, Joko Pamungkas menjelaskan, penandatanganan kerja sama hari ini adalah salah satu tindak lanjut MoU antara UPN Veteran Yogyakarta dan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) yang ditandatangani tahun lalu tentang pendirian Migas Center di kampus UPN Yogyakarta.

"SKK Migas adalah regulator industri migas di Indonesia. Negara punya target 1 juta barel pada 2030. Lalu UPN diminta membantu mencapai target itu, dibuatlah Migas Center di sini. MoU akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama di wilayah kerja PEPC sebagai Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina. Berikutnya menyusul MoU dengan oil and gas company lainnya, di bawah payung besar Migas Center," kata peneliti di Migas Center ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Perkuat Literasi Digital Warga untuk Cegah Penyebaran Hoaks
7 Jurusan Paling Diminati...
7 Jurusan Paling Diminati di UPN Veteran Jakarta, Referensi Daftar SNBP 2026
Cegah Distorsi Informasi...
Cegah Distorsi Informasi Papua di Medsos, Publik Diimbau Perkuat Literasi Digital
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Berita Terkini
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Infografis
Hanya dalam 5 Hari,...
Hanya dalam 5 Hari, 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved