Ekspor Benih Lobster Kini 'Halal', Menteri Edy: Kebijakan Kami Terukur

Kamis, 16 Juli 2020 - 23:46 WIB
loading...
Ekspor Benih Lobster...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kebijakan melegalkan kembali ekspor benih lobster, dilakukan bukan atas dasar ingin berbeda dengan kebijakan yang dulu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah melegalkan kembali ekspor benih lobster yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020. Selain tentang ekspor benih lobster, aturan itu juga mendorong adanya budidaya lobster.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kebijakan itu, dilakukan bukan atas dasar ingin berbeda dengan kebijakan yang dulu. Namun, dirinya pernah menjabat Pimpinan Komisi IV selama lima tahun dan banyak mendengar langsung keluhan-keluhan dari semua pihak.

(Baca Juga: Ekspor Benih Lobster Dua Era, Konservatif Susi dan Menteri Edhy Liberal )

"Keputusan ini tugas dari pak Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan komunikasi yang buntu dari masyarakat khususnya nelayan. Percayalah kami tidak akan mundur, karena keputusan yang dibuat ini bukan atas dasar ketidaksukaan atau kepala pribadi, tapi banyak ahli dibelakang kami. Seperti profesor doktor dan saya yakin penggiat lingkungan. Kebijakan kami terukur," ujar dia dalam diskusi online, Kamis (16/7/2020).

Dirinya pun mohon untuk teman-teman di lapangan agar mengikuti prosedur sesuai dengan aturan, jangan euphoria dan kemudian lalai terhadap kewajiban-kewajiban. (Baca Juga: Jangan Obral Izin Ekspor Benih Lobster, DPR Cemaskan Perusahaan Jadi-jadian )

"Kami akan berjalan dengan prosedur dan tidak akan mundur terhadap kritikan-kritikan. Kami yakin kritikan itu membangun dan kami yakin terhadap apa yang kami lakukan," ungkap dia.

Dia juga menambahkan keputusan itu bukan kitab suci, tapi bisa diubah dan direvisi. Tapi percayalah kalau ke depan adalah untuk keperluan sebaik-baiknya masyarakat. "Terima kasih semangatnya (nelayan), tidak usah terprovokasi dan terpancing, yakin lah pemerintah bersama masyarakat," tandas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Perkuat Ekonomi Bontang,...
Perkuat Ekonomi Bontang, Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Rekomendasi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved