Perusahaan China Isi Celah yang Ditinggalkan Merek Barat di Rusia
Senin, 06 Maret 2023 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencatat bahwa produk Rusia juga mendapatkan popularitas di pasar China. "Setelah empat bulan saya tinggal di Beijing, saya dapat mengatakan bahwa produk makanan Rusia sangat diminati oleh orang China. Ini benar-benar menggembirakan," cetusnya.
Diplomat tersebut juga mencatat bahwa Rusia saat ini hanya menyumbang 2% dari impor komoditas pertanian China, yang jelas tidak cukup. Dia yakin Rusia dapat memasok lebih banyak produk pertanian, termasuk tanaman penghasil minyak, biji-bijian, daging, produk perikanan, dan banyak lainnya.
Dia menambahkan bahwa ada harapan untuk lebih memperluas cakupan ekspor Rusia ke China di bidang-bidang seperti industri pulp dan kertas, industri kimia, produksi pupuk dan metalurgi.
Baca Juga: Diboikot Eropa, Ekspor Batu Bara Rusia ke China Meroket 214%
Setelah dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, lebih dari 1.000 perusahaan Barat keluar dari pasar Rusia, tertekan oleh sanksi, menurut analis Universitas Yale. Akibatnya, Rusia terpaksa melakukan reorientasi ke mitra non-Barat, terutama China dan India.
Diplomat tersebut juga mencatat bahwa Rusia saat ini hanya menyumbang 2% dari impor komoditas pertanian China, yang jelas tidak cukup. Dia yakin Rusia dapat memasok lebih banyak produk pertanian, termasuk tanaman penghasil minyak, biji-bijian, daging, produk perikanan, dan banyak lainnya.
Dia menambahkan bahwa ada harapan untuk lebih memperluas cakupan ekspor Rusia ke China di bidang-bidang seperti industri pulp dan kertas, industri kimia, produksi pupuk dan metalurgi.
Baca Juga: Diboikot Eropa, Ekspor Batu Bara Rusia ke China Meroket 214%
Setelah dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, lebih dari 1.000 perusahaan Barat keluar dari pasar Rusia, tertekan oleh sanksi, menurut analis Universitas Yale. Akibatnya, Rusia terpaksa melakukan reorientasi ke mitra non-Barat, terutama China dan India.
Lihat Juga :