Pupuk Indonesia Gandeng Toyo Terkait Pembangunan Pabrik Green Amonia
Selasa, 07 Maret 2023 - 19:38 WIB
loading...
Pupuk Indonesia gandeng perusahaan Jepang untuk kaji pembangunan pabrik green amonia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama TOYO Engineering Corporation bersepakat melakukan kajian bersama pembangunan pabrik green ammonia di Indonesia. Kesepakatan itu tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) tentang Joint Development Pupuk Iskandar Muda (PIM) 2 Hybrid Green Ammonia.
Baca juga: Pabrik Oksigen di Bangladesh Meledak, 6 Orang Tewas
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan, kajian yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia dengan TOYO ini akan memanfaatkan pabrik ammonia-urea eksisting PIM-2 yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh, untuk menjadi pabrik hybrid green ammonia.
“Pupuk Indonesia dan TOYO akan menyusun kajian rencana bisnis, mempersiapkan pelaksanaan proyek, serta akan melakukan Front end Engineering Design (FEED) dalam rangka pengembangan proyek hybrid green ammonia di pabrik PIM-2,” kata Nugroho dikutip Selasa (7/3/2023).
Lebih lanjut Nugroho menyebut bahwa kerja sama joint development juga merupakan tindak lanjut kerja sama kedua belah pihak yang sebelumnya berupa penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS) proyek green ammonia di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Pupuk Indonesia juga akan membentuk perusahaan patungan dengan TOYO untuk pengembangan dan pembangunan pabrik ini.
Selain TOYO, dikatakan Nugroho, Pupuk Indonesia juga menandatangani MoU dengan IHI Corporation tentang penyusunan studi kelayakan Stand Alone Green Ammonia dan Ammonia Co-Firing. Rencananya, pabrik baru green ammonia ini akan dibangun di kawasan industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur (Jatim).
Nugroho menyebutkan bahwa kajian ini adalah bagian dari upaya Pupuk Indonesia untuk mendukung program Net Zero Emission Indonesia 2060.
Baca juga: Pabrik Oksigen di Bangladesh Meledak, 6 Orang Tewas
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan, kajian yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia dengan TOYO ini akan memanfaatkan pabrik ammonia-urea eksisting PIM-2 yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh, untuk menjadi pabrik hybrid green ammonia.
“Pupuk Indonesia dan TOYO akan menyusun kajian rencana bisnis, mempersiapkan pelaksanaan proyek, serta akan melakukan Front end Engineering Design (FEED) dalam rangka pengembangan proyek hybrid green ammonia di pabrik PIM-2,” kata Nugroho dikutip Selasa (7/3/2023).
Lebih lanjut Nugroho menyebut bahwa kerja sama joint development juga merupakan tindak lanjut kerja sama kedua belah pihak yang sebelumnya berupa penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS) proyek green ammonia di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Pupuk Indonesia juga akan membentuk perusahaan patungan dengan TOYO untuk pengembangan dan pembangunan pabrik ini.
Selain TOYO, dikatakan Nugroho, Pupuk Indonesia juga menandatangani MoU dengan IHI Corporation tentang penyusunan studi kelayakan Stand Alone Green Ammonia dan Ammonia Co-Firing. Rencananya, pabrik baru green ammonia ini akan dibangun di kawasan industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur (Jatim).
Nugroho menyebutkan bahwa kajian ini adalah bagian dari upaya Pupuk Indonesia untuk mendukung program Net Zero Emission Indonesia 2060.
Lihat Juga :