Perkara Impor Kereta Bekas Jepang, INKA Baru Bisa Pasok 16 Rangkaian KRL di 2025
Selasa, 07 Maret 2023 - 22:36 WIB
loading...
Terkait rencana impor kereta bekas asal Jepang, INKA menerangkan baru bisa menyuplai 16 rangkaian (trainset) Kereta Rel Listrik (KRL) kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pada 2025 mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA baru bisa menyuplai 16 rangkaian (trainset) Kereta Rel Listrik ( KRL ) kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pada 2025 mendatang. Namun, INKA dan KCI terlebih dahulu harus menandatangani kontrak pengadaan yang ditargetkan pada Maret 2023.
"16 rangkaian atau trainset dan tiap rangkaian terdiri dari 12 kereta. Kontrak akan ditandatangani delivery rangkaian pertama bulan ke-22 setelah effective date of contract (EDC), delivery rangkaian ke 16 adalah bulan ke-31 setelah EDC," ungkap Senior Manager TJSL dan Stakeholder Relationship INKA, Bambang Ramadhiarto kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (7/3/2023).
Baca Juga: Alasan RI Harus Impor KRL Bekas Jepang, Ternyata INKA Belum Bisa Produksi
Bambang mengatakan, pihaknya akan mengirimkan rangkaian kereta pertama kepada KCI pada bulan ke-22 pasca tanggal efektif kontrak. Pengiriman dilakukan secara bertahap hingga 2025 atau awal 2026.
Polemik impor kereta bekas Jepang mencuat belakangan ini, mendahulukan produksi dalam negeri tertahan oleh kebutuhan mendesak menggantikan kereta usang. Namun INKA belum bisa memenuhi kebutuhan, lantaran KCI dinilai lamban dalam pengajuan.
Dalam berita sebelumnya, 16 unit rangkaian KRL yang akan dipasok INKA sudah diwacanakan sejak pertengahan 2022 lalu. Wacana tersebut dibarengi dengan kesepakatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada 9 Mei 2022.
Baca Juga: Pertanyakan Impor Kereta Bekas, Wakil Ketua Komisi VII: Kendaraan untuk Pejabat Baru, Masa untuk Rakyat kok Bekas?
"16 rangkaian atau trainset dan tiap rangkaian terdiri dari 12 kereta. Kontrak akan ditandatangani delivery rangkaian pertama bulan ke-22 setelah effective date of contract (EDC), delivery rangkaian ke 16 adalah bulan ke-31 setelah EDC," ungkap Senior Manager TJSL dan Stakeholder Relationship INKA, Bambang Ramadhiarto kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (7/3/2023).
Baca Juga: Alasan RI Harus Impor KRL Bekas Jepang, Ternyata INKA Belum Bisa Produksi
Bambang mengatakan, pihaknya akan mengirimkan rangkaian kereta pertama kepada KCI pada bulan ke-22 pasca tanggal efektif kontrak. Pengiriman dilakukan secara bertahap hingga 2025 atau awal 2026.
Polemik impor kereta bekas Jepang mencuat belakangan ini, mendahulukan produksi dalam negeri tertahan oleh kebutuhan mendesak menggantikan kereta usang. Namun INKA belum bisa memenuhi kebutuhan, lantaran KCI dinilai lamban dalam pengajuan.
Dalam berita sebelumnya, 16 unit rangkaian KRL yang akan dipasok INKA sudah diwacanakan sejak pertengahan 2022 lalu. Wacana tersebut dibarengi dengan kesepakatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada 9 Mei 2022.
Baca Juga: Pertanyakan Impor Kereta Bekas, Wakil Ketua Komisi VII: Kendaraan untuk Pejabat Baru, Masa untuk Rakyat kok Bekas?
Lihat Juga :