Prospek IPO di Indonesia Masih Positif di Tengah Pandemi

Jum'at, 17 Juli 2020 - 13:53 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan data Ernst & Young (EY), setidaknya terdapat 18 IPO di Indonesia per kuartal pertama tahun 2020. Angka ini membentuk sekitar 58% dari keseluruhan jumlah IPO di Asia Tenggara, yakni 32 IPO. Saat ini, jumlah IPO terus bertambah hingga mencapai 32 emiten dan dengan total penggalangan dana hingga Rp3,65 triliun.

Sebagai perbandingan, selama periode yang sama di tahun 2019, hanya terdapat 12 IPO yang tercatat pada BEI dan dengan penggalangan dana yang hanya mencapai Rp1,9 triliun saja.

Tak hanya itu, berdasarkan data BEI hingga 1 Juli, masih ada sekitar ada 22 perusahaan yang telah memiliki rencana untuk melakukan IPO kedepannya. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai sektor industri.

Sebanyak 8 diantaranya berasal dari industri trade, service, dan investment; 5 di antaranya dari industri properti, real estate, dan konstruksi gedung; 3 emiten dari industri agrikultur; serta 6 emiten dari sektor industri dasar dan kimia. Tentu hal ini membuktikan bahwa prospek IPO di Indonesia masih terbilang cukup baik.

Chief Executive Office PT Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi menuturkan, minat IPO memang sudah tinggi sebelum pandemi terjadi. Pihaknya menekankan bahwa IPO memiliki “tujuan strategis jangka panjang.”

Meski tidak ada yang tahu kapan waktu terbaik untuk masuk ke pasar, dia percaya bahwa emiten punya perhitungan yang matang untuk masuk di market saat ini.

Namun bukan hanya itu saja, menanggapi peningkatan pada pasar saham, dia juga menggaris bawahi dampak positif dari kebijakan-kebijakan baik yang telah diterapkan pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Berita Terkini
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved