Tips MotionTrade: 4 Alasan Saham Tidak Bisa Dijual

Jum'at, 10 Maret 2023 - 15:07 WIB
loading...
Tips MotionTrade: 4...
Ada sejumlah alasan mengapa saham bisa tertolak (rejected) oleh sistem saat akan djual. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan, MNC Sekuritas, tak hanya menyediakan layanan investasi saham, namun juga beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Agar sukses dalam investasi maupun trading, investor atau trader harus bisa membaca peluang transaksi jual-beli di waktu yang tepat. Bagi investor atau trader pemula yang baru memasuki dunia investasi saham, mungkin pernah mengalami saat ingin menjual saham namun tertolak (rejected) oleh sistem.

Baca Juga: Tips MotionTrade: Mudahnya Withdraw Dana di Aplikasi MotionTrade!

Apa penyebab saham tidak bisa dijual? Berikut ini 4 alasan yang telah dirangkum MotionTrade untuk para investor atau trader pemula agar bisa memahami alasan suatu saham tidak berhasil dijual:

1. Tidak Sesuai Fraksi Harga
Fraksi harga saham merupakan level perubahan saham yang dapat dipesan dan ditawarkan oleh investor. Jika Anda memasukkan order jual atau order beli yang tidak sesuai dengan fraksi harga ini, maka sistem akan menolak permintaan penjualan saham Anda. Misalnya jika harga saham memiliki fraksi harga Rp5, maka harga yang dapat dipasang misalnya Rp500, Rp505, Rp510, dan seterusnya. Apabila Anda memasukkan harga order jual di angka Rp504, secara otomatis order Anda akan tertolak karena tidak sesuai fraksi kelipatan Rp5.

2. Saham Terkena Auto Rejection
Auto Rejection merupakan mekanisme penolakan transaksi secara otomatis untuk mencegah kecurangan dalam transaksi saham (Unusual Market Activity). Perdagangan sebuah saham akan terhenti sementara apabila terkena auto rejection agar permintaan dan penawaran di saham tersebut kembali normal. Auto rejection terdiri dari Auto Rejection Atas (ARA) yang merupakan persentase batas kenaikan harga tertinggi dari saham, dan Auto Rejection Bawah (ARB) yang merupakan persentase batas penurunan maksimum dari saham dalam satu hari perdagangan.

3. Saham di-Suspend
Apabila saham yang dimiliki terkena suspend, investor harus menunggu sampai BEI membuka perdagangan saham tersebut kembali. Faktor yang menyebabkan saham terkena suspend biasanya karena perusahaan melanggar kebijakan BEI atau harga saham tersebut berulangkali menembus ARA atau ARB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Infografis
Tips Sehat supaya Asam...
Tips Sehat supaya Asam Urat Tidak Ganggu saat Mudik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved