Jumlah Penumpang Saat Mudik Diprediksi Capai 6,2 Juta, KAI Siapkan Strategi
Kamis, 16 Maret 2023 - 20:17 WIB
loading...
PT KAI antisipasi lonjakan penumpang saat mudik Lebaran. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) melakukan berbagai strategi untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang kereta api yang mudik pada Lebaran tahun ini. Antisipasi dilakukan lantaran pelonggaran syarat dan penurunan tren pandemi akan mendorong masyarakat untuk mudik dengan kereta api.
Baca juga: Kemenhub Buka Pendaftaran Mudik Kereta Massal 1 April 2023, Hanya Bayar Rp10 Ribu per Orang
Plt EVP Passenger Transport Marketing & Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, mengatakan pihaknya memprediksi adanya peningkatan volume penumpang hingga 6,2 juta atau sekitar 132% bila dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah itu naik jika dibandingkan tahun lalu yang sebenyak 4,7 juta penumpang.
"Kami optimistis bisa menyediakan kursi bagi 6,5 juta penumpang, ini merupakan peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu yakni 4,7 juta penumpang,” ujar Ririn pada program Market Review IDX Channel, Kamis (16/3/2023).
Strategi pertama yang dilakukan oleh KAI adalah melakukan penambahan jumlah tiket yang mencapai 487 ribu tiket kereta jarak jauh dengan rata-rata 22.144 tempat duduk per hari. Tiket yang disediakan oleh KAI sebelumnya adalah 3,5 juta tiket.
Ririn mengatakan, tambahan tersebut dilakukan pada perjalanan favorit, seperti Jakarta-Solo (pulang pergi/PP), Bandung-Semarang (PP), dan Yogyakarta-Surabaya (PP).
“Penambahan ini berdasarkan perhitungan dan pengalaman sebelumnya, karena banyak masyarakat yang akan pergi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Jember, dan sebagainya,” imbuh Ririn.
Baca juga: Kemenhub Buka Pendaftaran Mudik Kereta Massal 1 April 2023, Hanya Bayar Rp10 Ribu per Orang
Plt EVP Passenger Transport Marketing & Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, mengatakan pihaknya memprediksi adanya peningkatan volume penumpang hingga 6,2 juta atau sekitar 132% bila dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah itu naik jika dibandingkan tahun lalu yang sebenyak 4,7 juta penumpang.
"Kami optimistis bisa menyediakan kursi bagi 6,5 juta penumpang, ini merupakan peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu yakni 4,7 juta penumpang,” ujar Ririn pada program Market Review IDX Channel, Kamis (16/3/2023).
Strategi pertama yang dilakukan oleh KAI adalah melakukan penambahan jumlah tiket yang mencapai 487 ribu tiket kereta jarak jauh dengan rata-rata 22.144 tempat duduk per hari. Tiket yang disediakan oleh KAI sebelumnya adalah 3,5 juta tiket.
Ririn mengatakan, tambahan tersebut dilakukan pada perjalanan favorit, seperti Jakarta-Solo (pulang pergi/PP), Bandung-Semarang (PP), dan Yogyakarta-Surabaya (PP).
“Penambahan ini berdasarkan perhitungan dan pengalaman sebelumnya, karena banyak masyarakat yang akan pergi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Jember, dan sebagainya,” imbuh Ririn.
Lihat Juga :