Usut Kebakaran Depo Plumpang, Pertamina Dikasih Waktu Satu Bulan Selesaikan Investigasi
Jum'at, 17 Maret 2023 - 07:07 WIB
loading...
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan) bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) diberikan waktu paling lambat satu bulan untuk segera merampungkan investigasi perihal kebakaran Depo atau Terminal BBM (TBBM) Plumpang, Jakarta, Utara. Komisi VII DPR RI juga meminta hasil investigasi segera disampaikan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati secara resmi kepada lembaga legislatif.
"Komisi VII meminta Dirut Pertamina dapat menyampaikan ke komisi VII hasil atau perkembangan hasil investigasi insiden Depo Plumpang paling lambat satu bulan," demikian bunyi kesimpulan RDP yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno dikutip Jumat (17/3/2023).
Baca Juga: Depo Plumpang Dekat Pemukiman Warga, Dirut Pertamina: Warganya Mendekat, Ini Ada di Beberapa Daerah
Pertamina sendiri sejauh ini belum menerima hasil investigasi terkait kebakaran Depo Plumpang , lantaran proses investigasi masih berjalan. Adapun investigasi dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), Tim Teknis Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) serta tim internal Pertamina.
Baca Juga: Pertamina Bangun Buffer Zone, 1.225 Rumah Bakal Kena Gusur
"Komisi VII meminta Dirut Pertamina dapat menyampaikan ke komisi VII hasil atau perkembangan hasil investigasi insiden Depo Plumpang paling lambat satu bulan," demikian bunyi kesimpulan RDP yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno dikutip Jumat (17/3/2023).
Baca Juga: Depo Plumpang Dekat Pemukiman Warga, Dirut Pertamina: Warganya Mendekat, Ini Ada di Beberapa Daerah
Pertamina sendiri sejauh ini belum menerima hasil investigasi terkait kebakaran Depo Plumpang , lantaran proses investigasi masih berjalan. Adapun investigasi dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), Tim Teknis Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) serta tim internal Pertamina.
Baca Juga: Pertamina Bangun Buffer Zone, 1.225 Rumah Bakal Kena Gusur
Lihat Juga :